Technologue.id, Jakarta – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mendukung program Pemerintah dalam pemerataan pendidikan di Indonesia, khususnya bagi milenial Papua.

Sebagai wujud komitmen tersebut, Telkom meluncurkan program IndiHome Digital Learning di Timika pada Selasa (8/10/2019). Melalui program IndiHome Digital Learning Papua, Telkom menyuguhkan pendidikan formal dan informal guna meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing masyarakat Papua.

Baca Juga:
Dijamah Fiber Optik, Telkom Luncurkan Paket Khusus Indihome untuk Kalimantan

Direktur Utama Ririek Adriansyah mengatakan bahwa program IndiHome Digital Learning Papua ini merupakan salah satu wujud nyata kehadiran Telkom di tengah-tengah masyarakat untuk meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.

“Sudah saatnya generasi muda Indonesia, khususnya di Papua dapat bersaing dan berjaya tak hanya di panggung domestik tapi hingga mancanegara. Telkom terus berkomitmen mendukung hal tersebut melalui penyediaan infrastruktur dan layanan terbaik menghadirkan konektivitas merata di seluruh Indonesia,” jelas Ririek.

IndiHome Digital Learning Papua memiliki berbagai macam materi khusus bagi milenial Papua yang dapat diakses melalui aplikasi IndiHome Study atau melalui www.indihomestudy.com untuk edukasi formal. IndiHome Study ini kaya akan materi dari beberapa mata pelajaran yang ada di Ujian Nasional, serta dilengkapi buku digital untuk guru dan murid.

Sementara itu untuk materi pendidikan non-formal diperoleh melalui IndiHome TV dengan tayangan program-program pembelajaran yang dapat dinikmati pada channel khusus untuk wilayah Papua, yaitu Ruang Trampil.

Di dalam channel Ruang Trampil, terdapat beragam program di antaranya Ruang Musik, Ruang Fashion, Ruang Kreatif dan Belajar Yuk.

Baca Juga:
Telkom Umumkan 125 Pemenang Undian IndiHome Miliarder Tahap 1

Menteri BUMN Republik Indonesia Rini M. Soemarno mengapresiasi program IndiHome Digital Learning yang diinisiasi Telkom.

“Sekarang anak-anak Papua dapat belajar melalui aplikasi digital IndiHome, mengakses beragam pelajaran dari SD sampai SMA yang setara dengan standar yang ditetapkan Kementerian Pendidikan,” ungkap Rini.

Menteri Rini menambahkan, IDL Papua di Timika ini merupakan pilot project, diharap ke depannya bisa dilanjutkan di kota-kota lain dengan lebih baik lagi.

Melalui program ini, Telkom mengajak kurang lebih 200 masyarakat Papua yang terdiri dari pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum untuk mengikuti kelas edukasi digital yang akan dipandu oleh karyawan Telkom wilayah Papua. Tidak hanya itu, Telkom juga memberikan bantuan sebesar Rp 650 juta yang akan digunakan untuk beasiswa, perbaikan perangkat digital learning sekolah, serta 1000 voucher IndiHome Study yang dapat digunakan secara gratis selama 3 bulan untuk para peserta.