Technologue.id, Jakarta – Selain mengumumkan hasil kampanye mereka yang bertajuk “Grab Lawan Opik!”, dalam diskusi publik yang diadakan oleh Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Grab juga mengumumkan beberapa fitur baru di platformnya. Fitur-fitur yang bertujuan melindungi pendapatan mitra pengemudi dan meningkatkan produktifitas mereka itu adalah:

1. 30 Seconds Cancellations

Pembatalan dalam 30 detik tidak berdampak pada Tingkat Penyelesaian. Penumpang palsu  umumnya melakukan pemesanan untuk kemudian membatalkan pemesanan tersebut dalam jangka waktu 30 detik sejak mendapatkan mitra pengemudi yang jujur.

Hal ini pada akhirnya berdampak pada Tingkat Penyelesaian mitra pengemudi serta pembayaran insentif mereka pada akhir minggu. Fitur baru ini akan memastikan bahwa perjalanan palsu tersebut tidak lagi mempengaruhi perhitungan para mitra pengemudi.

Baca juga:

- Advertisement -

Serius Berantas Kecurangan, Grab Sukses Kurangi Praktik Order Fiktif

2. Passengers No Show

Fitur baru ini memberikan skenario lain di mana para pelaku tindak kecurangan lupa untuk membatalkan perjalanan mereka secara keseluruhan. Para pengemudi yang terpaksa membatalkan perjalanan ini apabila penumpang tidak muncul, tidak lagi melihat perjalanan tersebut mempengaruhi Tingkat Pembatalan dan Tingkat Penyelesaian.

Keduanya merupakan metrik yang dapat membantu untuk menentukan tingkat pembayaran insentif yang mungkin diterima oleh mitra pengemudi.

Baca juga:

Grab Resmi Caplok Uber, Ini Benefit yang Dijanjikan untuk Konsumen

3. Automatic Bookings

Meskipun tidak secara langsung terkait dengan tindak kecurangan, ketika dinyalakan, fitur ini akan memungkinkan para mitra pengemudi untuk menerima pekerjaan secara otomatis dan memaksimalkan waktu perjalanan mereka.

Pengemudi dapat memastikan bahwa mereka tidak melewatkan pekerjaannya saat mereka sibuk atau apabila mereka sedang tidak bersama mobil atau motornya. Fitur ini merupakan fitur tambahan yang dapat memberi kesempatan kepada mitra pengemudi untuk mendapatkan penghasilan yang sesuai.

Baca juga:

Grab Janji Turunkan Biaya Pelayanannya

Sebelumnya, pihak Grab mengklaim berhasil mengurangi praktik curang dari mitranya hingga angka 80 persen. Startup kompetitor Go-Jek itu sendiri sudah memulai inisiatif perang melawan kecurangan di platformnya tahun lalu.