Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Ini Alasan Apple Batasi Penggunaan ChatGPT untuk Karyawan
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Beberapa waktu lalu terungkap adanya pencurian data sebanyak 100 ribu akun pengguna ChatGPT dan diperdagangkan di web gelap (dark web) dalam setahun terakhir.

Laporan tersebut berdasarkan temuan perusahaan intelijen ancaman yang berbasis di Singapura Group-IB. Munculnya kekhawatiran pencurian data membuat raksasa teknologi waspada agar karyawan mereka tidak menjadi korban.

Baca Juga:
Cara Kurban Online Lewat Tokopedia, Shopee, Gojek, dan Kitabisa.com

Dikutip Arstechnica, sumber internal dan dokumen perusahaan yang ditinjau oleh The Wall Street Journal mengungkap bahwa Apple membatasi penggunaan ChatGPT untuk karyawan dan tools AI seperti GitHub Copilot karena takut adanya kebocoran data rahasia ke sumber luar.

Apple dikabarkan tengah mengembangkan teknologi AI serupa.

ChatGPT adalah model bahasa besar percakapan (LLM) yang dikembangkan oleh OpenAI yang didukung Microsoft yang mampu melakukan tugas mulai dari menjawab pertanyaan dan menulis esai hingga membantu tugas pemrograman.

Saat ini, model AI ChatGPT hanya berjalan di server OpenAI atau Microsoft dan dapat diakses melalui Internet.

Keputusan Apple untuk membatasi penggunaan alat AI eksternal berasal dari kekhawatiran bahwa data rahasia dapat terungkap karena sifat model AI ini mengirimkan data pengguna kembali ke pengembang untuk pemrosesan cloud dan bantuan dalam peningkatan model AI di masa mendatang.

OpenAI sebelumnya menghadapi masalah privasi dengan ChatGPT ketika bug mengizinkan beberapa pengguna untuk mengakses informasi dari riwayat obrolan pengguna lain.

Menanggapi kritik, OpenAI menerapkan opsi bagi pengguna untuk mematikan riwayat obrolan mereka yang juga mencegah OpenAI melatih model AI di masa mendatang menggunakan data riwayat obrolan mereka.

Baca Juga:
Electrum Akan Bangun Pabrik Motor Listrik Dalam Negeri

Apple terkenal dengan langkah-langkah keamanannya yang ketat, dan keputusannya untuk melarang penggunaan alat AI eksternal mencerminkan tren yang berkembang di antara perusahaan seperti Samsung dan JPMorgan Chase.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa Amazon mendorong para insinyurnya untuk menggunakan alat AI miliknya (seperti CodeWhisperer) untuk bantuan pengkodean ketimbang tools eksternal.

SHARE:

Apple Siapkan Penerus Vision Pro yang Lebih Murah, Harga Rp26 Jutaan?

Presiden Jokowi Bentuk Satgas Judi Online, Ini Tugas dan Susunan Anggotanya