Technologue.id, Jakarta – Apple sempat menutup pabrik dan sejumlah toko ritel di Tiongkok lantaran mewabahnya virus Corona. Namun belum selesai wabahnya, mereka sudah mulai mengoperasikannya kembali. Apa alasannya?

Mengutip dari TheVerge (27/02/20), CEO Apple, Tim Cook mengatakan bahwa pabriknya di Tiongkok sudah bisa dibuka kembali lantaran ia menganggap bahwa virus Corona yang ada di Tiongkok sudah mulai bisa dikontrol.

“Rasanya, virus Corona di Tiongkok sudah dikontrol. Anda bisa lihat angkanya, semakin hari semakin rendah. Dan saya sangat optimis melihat hal tersebut”, kata Tim Cook kepada Fox Business.

Baca Juga:
Corona Belum Mereda, Apple Kembali Buka Toko Ritel di Beijing

Lebih lanjut, Cook juga mengatakan bahwa iPhone dibuat dari beberapa supplier yang ada di seluruh dunia. Beberapa komponen datang dari Amerika Serikat, meski begitu ada juga yang berasal dari Tiongkok. Oleh karenanya, bisnis Apple bisa terganggu jika pabrik ditutup terlalu lama.

Belakangan, pertumbuhan virus Corona di Tiongkok memang mulai melambat. Namun pada beberapa negara di dunia, seperti Korea Selatan, Italia, dan Iran virus tersebut justru baru saja mewabah dan berpotensi untuk membuat kepanikan secara massal.