Instagram Ajak Pengguna Pamer Karya Lewat Filter Augmented Reality

Technologue.id, Jakarta – Mulai hari ini, Instagram memungkinkan para pengguna Spark AR untuk menciptakan dan mempublikasikan filter Augmented Reality (AR) di Instagram.

Melalui pembaruan ini, Instagram membuka kesempatan kepada lebih banyak orang untuk membuat filter AR serta membagikan perspektif unik mereka ke komunitas Instagram secara global.

Para kreator Spark AR terdiri dari berbagai latar belakang jenis pekerjaan, mulai dari orang yang hanya sekedar memiliki hobi desain hingga animator dan desainer grafis profesional.

Para kreator tersebut menciptakan berbagai portofolio menarik dan membangun pengikut setia mereka karena orang-orang aktif menggunakan dan membagikan filter AR mereka. Di Instagram, filter AR para kreator dapat ditemukan dan dibagikan melalui beberapa cara sebagai berikut:

  • Galeri yang tersedia di ikon kamera: Setiap followers akan melihat filter yang dibuat oleh para kreator yang mereka ikuti di Instagram melalui galeri yang tersedia di ikon kamera.
  • Instagram Stories, dimana para pengguna dapat mengekspresikan diri dan momen-momen berharga mereka.
  • Galeri Efek Terbaru: Galeri ini akan menampilkan berbagai filter AR dari para kreator yang tergabung dalam platform Instagram.

Berikut ini beberapa contoh kreator filter AR:

  • Luke Hurd (@lukehurd) telah menciptakan sebanyak 30 efek Spark AR hingga hari ini untuk menjangkau komunitasnya. “Yang membuat saya tertarik dengan Spark AR adalah kumpulan fiturnya yang luar biasa. Fitur ini tersedia di perangkat yang bisa digunakan oleh semua orang, tidak membutuhkan headset khusus dan memiliki kemampuan untuk dibagikan secara mudah. Semua fitur Spark AR terhubung hingga membuat saya berpikir bahwa, ‘Saya harus terlibat dalam proyek ini dan mencari tahu bagaimana orang-orang menggunakannya’,” ungkap Luke.
  • @tokyyto, seorang seniman dan musisi muda di Argentina yang terinspirasi oleh seniman lokal dan mengeksplor berbagai warna (contoh karyanya ada di video ini).
  • Kreator filter lainnya yang juga harus dicek adalah seniman @felipepantone, desainer terkenal di Berlin @johwska, filter dari brand fashion (Dior, Gucci), hingga tim olahraga dan selebriti (Kylie Jenner, Rihanna).

Selain para kreator independen, brand dan bisnis juga mengeksplor cara bagaimana Spark AR dapat mendukung kampanye kreatif mereka dan meningkatkan interaksi komunitas. Mulai dari memberikan kesempatan bagi calon konsumen untuk mencoba produk mereka secara virtual, pameran museum digital, dan cuplikan singkat sebuah kampanye, Spark AR telah menjadi bagian dari pengalaman AR yang menarik

Recent Articles

Samsung Galaxy Note 20 Ultra Bocor, Ini Penampakannya

Technologue.id, Jakarta - Samsung tak sengaja memamekan seri flagship terbarunya, Galaxy Note 20 Ultra dalam situs resmi perusahaan versi Rusia. Kebocoran ini...

Jadwal Tayang Mulan Diundur ke Agustus

Technologue.id, Jakarta - Kegembiraan tentang pemutaran film baru menghilang dengan cepat, seiring dengan kasus COVID-19 yang kembali meningkat dan khawatir dengan risiko...

Lima Senjata yang Cocok untuk Bermain Rusher dan Agresif di Free Fire

Technologue.id, Jakarta - Senjata, karakter, dan gaya permainan akan menjadi faktor yang menentukan kemenangan di Free Fire. Khususnya senjata, bisa jadi penentu...

FCC Amerika Putuskan Huawei dan ZTE Ancaman Keamanan Nasional

Technologue.id, Jakarta - Federal Communications Commission (FCC) Amerika Serikat secara resmi menyatakan bahwa Huawei dan ZTE adalah ancaman bagi keamanan nasional Amerika.

Microsoft Berhenti Pasang Iklan di Facebook, Zuckerberg Tambah Miskin?

Technologue.id, Jakarta - Raksasa teknologi Facebook mulai kehilangan sejumlah pengiklan besar akhir-akhir ini. Sekarang, giliran Microsoft yang mengumumkan penghentian iklannya hingga Agustus...

Related Stories