Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Instagram Ingin Lebih Menghargai Konten Asli Dibanding Repost
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Instagram merupakan salah satu aplikasi media sosial yang sangat populer dan banyak digunakan oleh banyak orang. Banyaknya fitur yang ditawarkan begitu memanjakan penggunanya.

Baru-baru ini, kepala Instagram Adam Mosseri, mengumumkan bahwa Instagram akan mengubah alogaritma peringkatnya untuk lebih menonjolkan konten asli di platform Instagram.

Baru-baru ini, kepala Instagram Adam Mosseri, mengumumkan bahwa Instagram akan mengubah alogaritma peringkatnya untuk lebih menonjolkan konten asli di platform Instagram.

Adam Mosseri menjelaskan bahwa Instagram sekarang cenderung tidak merekomendasikan repost Reels yang sudah ada di aplikasi. Perusahaan juga cenderung tidak merekomendasikan akun yang menggabungkan dan membagikan ulang konten pengguna lain.

Baca Juga:
Hapus Fitur Ini, Instagram Pancing Emosi Penggunanya

Instagram mencatat bahwa karena merekomendasikan lebih banyak konten di aplikasi, ia percaya bahwa kredit, distribusi, pertumbuhan, dan monetisasi harus diberikan kepada pembuat aslinya.

Selain itu, Instagram membuat perubahan pada algoritme peringkatnya untuk memprioritaskan distribusi konten asli, daripada konten yang diposting ulang, di tempat-tempat seperti tab dan umpan Reels.

“Ini secara khusus difokuskan pada gagasan orisinalitas. Jika Anda membuat sesuatu dari awal, Anda harus mendapatkan lebih banyak pujian daripada jika Anda membagikan ulang sesuatu yang Anda temukan dari orang lain. Kami akan berbuat lebih banyak untuk mencoba dan lebih menghargai konten asli, terutama dibandingkan dengan konten yang diposting ulang,” kata Adam Mosseri.

Lebih lanjut, Adam Mosseri menjelaskan Instagram lebih condong ke rekomendasi, menjadi semakin penting untuk tidak menilai agregator secara berlebihan, karena akan buruk bagi pembuat konten sehingga menjadi buruk bagi Instagram dalam jangka panjang.

Saat Instagram ditanya bagaimana Instagram dapat menentukan pembuat asli dari sebuah gambar atau video, Mosseri menjelaskan dalam sebuah tweet bahwa aplikasi tersebut “tidak dapat mengetahui dengan pasti,"

Baca Juga:
Ciri-ciri Akun Instagram Dibajak, Ini Cara Mencegah dan Mengatasinya

Perusahaan membagi untuk dapat memprediksi seberapa besar kemungkinan gambar atau video itu asli. Perusahaan juga akan melihat hal-hal seperti siapa yang ada di video dan apakah aplikasi telah melihat video sebelumnya.

Instagram saat ini banyak dipenuhi dengan akun meme populer yang memposting ulang pengguna lain dan sering menerima banyak keterlibatan dan jutaan tampilan.

Perubahan baru berarti bahwa akun-akun ini mungkin tidak lagi mendapatkan jangkauan yang sama seperti saat ini, karena platform berfungsi untuk memperkuat pembuat aslinya.

SHARE:

Asuransi Sepeda Motor Listrik Mulai dari Rp100 Ribu per Tahun

Bocoran Screenshot Tandai Kemunculan Game BioShock 4, Kapan Rilis?