Technologue.id, Jakarta – Apple resmi membuka pre-order iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada 12 September 2026 setelah keduanya diperkenalkan pada 9 September. Dua ponsel flagship tersebut menjadi bagian dari peluncuran global Apple dan akan mulai tersedia pada 18 September di lebih dari 65 negara dan wilayah, sementara Indonesia belum masuk daftar pasar peluncuran pertama.
iPhone 18 Pro dibanderol mulai US$1.199 (sekitar Rp21,2 jutaan) untuk 256GB, sedangkan iPhone 18 Pro Max mulai US$1.299 (sekitar Rp22,9 jutaan). Keduanya tersedia dalam empat kapasitas, yakni 256GB, 512GB, 1TB, dan 2TB, dengan harga tertinggi masing-masing US$2.399 (sekitar Rp42,2 jutaan) dan US$2.499 (sekitar Rp44 jutaan).
Perbedaan terbesar generasi ini terletak pada kamera utama 48MP Fusion Main yang untuk pertama kalinya memakai variable aperture. Pengguna dapat memilih bukaan ƒ/1.48, ƒ/1.8, ƒ/2.8, hingga ƒ/4.0 untuk mengatur cahaya dan kedalaman bidang secara lebih fleksibel. Kamera belakang lainnya terdiri dari 48MP Fusion Ultra Wide serta 48MP Fusion Telephoto dengan pilihan 4x dan 8x optical-quality zoom. Di depan, Apple memasang kamera 18MP Center Stage dengan autofokus, Focus Pixels, Dual Capture, dan perekaman 4K Dolby Vision hingga 60fps.
Baca Juga: Infinix XPAD 30 Pro Resmi Meluncur, Dibanderol Mulai Rp3 Jutaan

Dapur pacunya menggunakan chip Apple A20 Pro yang dibuat dengan proses 2nm, terdiri dari CPU enam inti, GPU tujuh inti, serta Dual 16-core Neural Engine. Apple mengklaim performa grafisnya bisa mencapai 40 persen lebih cepat dibanding A19 Pro, sementara bandwidth memori meningkat 50 persen untuk mendukung pemrosesan Apple Intelligence. Sistem pendingin juga diperbarui menggunakan vapor chamber yang lebih besar. Kedua model menjalankan iOS 27 dan membawa fitur AI, seperti Siri generasi baru, Smart Tracking, Apple Reference Image, serta berbagai kontrol kamera profesional.
Untuk layar, iPhone 18 Pro menggunakan panel Super Retina XDR OLED 6,3 inci beresolusi 2622 x 1206 piksel, sedangkan Pro Max memakai OLED 6,9 inci dengan resolusi 2868 x 1320 piksel, keduanya mendukung ProMotion 120Hz dan kecerahan luar ruang hingga 3.000 nit. Desainnya mempertahankan bodi aluminum unibody, bagian depan Ceramic Shield 2, dan kaca Ceramic Shield di belakang. Pilihan warnanya adalah Black, Silver, Glacier, dan Burgundy. Apple juga mengecilkan Dynamic Island sehingga dapat menampilkan hingga tiga Live Activities sekaligus.
Baca Juga: Vivo Y600 Turbo Resmi Meluncur, Baterai Bongsor Langsung Curi Perhatian

Daya tahan baterai ikut mendapat peningkatan. Apple mengeklaim iPhone 18 Pro mampu bertahan hingga 24 jam penggunaan umum dan 36 jam pemutaran video, sedangkan Pro Max mencapai 30 jam penggunaan umum dan 45 jam pemutaran video. Pengisian cepat melalui USB-C dapat mencapai 50 persen dalam sekitar 15 menit menggunakan adaptor 60W atau lebih yang mendukung teknologi Adjustable Voltage Supply. Pengisian nirkabel MagSafe dan Qi2 tetap mendukung hingga 25W. Konektivitasnya mencakup 5G, Wi-Fi 7, Bluetooth 6, chip Ultra Wideband generasi kedua, serta modem seluler Apple C2.
Dibanding iPhone 17 Pro, Apple tidak melakukan perubahan desain besar, tetapi peningkatan diarahkan pada kamera, performa, termal, baterai, dan kecepatan pengisian. Kapasitas 2TB kini tersedia pada kedua model, setelah sebelumnya kapasitas tersebut hanya hadir pada iPhone 17 Pro Max. Untuk pasar Amerika Serikat, harga awal juga naik US$100 (sekitar Rp1,8 jutaan) menjadi US$1.199 (sekitar Rp21,2 jutaan) untuk Pro dan US$1.299 (sekitar Rp22,9 jutaan) untuk Pro Max. Di Indonesia, Apple hingga 10 September belum mencantumkan harga resmi dan belum memasukkan negara ini dalam daftar peluncuran pertama, sehingga seluruh estimasi harga rupiah masih mengacu pada konversi harga global, bukan harga resmi Indonesia.
Strategi Apple kali ini jelas menyasar pengguna profesional, pembuat konten, fotografer, dan konsumen yang membutuhkan performa tinggi sekaligus kapasitas penyimpanan besar. Kehadiran variable aperture, kontrol kamera manual, A20 Pro 2nm, pendinginan yang lebih kuat, serta opsi penyimpanan 2TB membuat iPhone 18 Pro dan Pro Max lebih agresif bersaing di kelas premium. Bagi pasar global, peluncuran ini juga memperkuat posisi Apple di tengah persaingan flagship Android yang semakin mengandalkan AI dan fotografi komputasional. Namun untuk konsumen Indonesia, pertanyaan terbesar masih berada pada waktu masuk resmi dan harga lokal, karena kedua hal tersebut belum diumumkan Apple.