Jakarta — Sutradara legendaris James Cameron mengungkapkan rencananya untuk memproduksi Avatar 4 dan 5 dengan lebih efisien. Sang sineas ingin menekan biaya produksi hingga dua pertiga dari anggaran sebelumnya.
Cameron menyampaikan hal ini dalam wawancara dengan The Empire Film Podcast. Ia mengaku sedang menjajaki teknologi baru untuk mempercepat proses pembuatan film.
"Kami akan melihat beberapa teknologi baru untuk mengerjakannya lebih efisien," ujar Cameron. "Karena film-film ini sangat mahal dan memakan waktu lama."
Sutradara Titanic itu menargetkan waktu produksi lebih singkat. Ia ingin menyelesaikan dua sekuel berikutnya dalam setengah waktu yang biasa dibutuhkan.

"Saya ingin membuatnya dalam setengah waktu dengan dua pertiga biaya. Itu target saya," tegas Cameron. Rencana ini akan memakan waktu sekitar setahun untuk dirumuskan.
Sementara itu, Cameron akan tetap menulis naskah dan mengerjakan proyek lain. Ia berjanji akan terus mengembangkan cerita semesta Pandora.
Film Avatar pertama dirilis pada 2009 dan sukses besar. Namun sekuel The Way of Water baru hadir 13 tahun kemudian pada 2022.
Jeda tiga tahun antara Avatar 2 dan Fire and Ash terasa lebih singkat. Namun sutradara berusia 71 tahun itu ingin mempercepat proses produksi.
Ketiga film Avatar berhasil menembus pendapatan miliaran dolar. Namun Fire and Ash hanya meraup USD 1,48 miliar, turun dari pendapatan The Way of Water yang mencapai USD 2,4 miliar.
Angka ini menunjukkan potensi penurunan minat penonton. Belum lagi biaya produksi Fire and Ash yang dilaporkan mencapai USD 400 juta.
Cameron sebelumnya sudah menyatakan keinginan memangkas biaya. Laporan bulan lalu juga mengindikasikan langkah serupa di belakang layar Disney.
Disney saat ini menjadwalkan Avatar 4 pada 21 Desember 2029. Sedangkan Avatar 5 dijadwalkan rilis pada 19 Desember 2031.
Produser Rae Sanchini memastikan naskah sudah siap. Tim produksi terus bergerak maju dengan kecepatan penuh.
Teknologi baru yang akan digunakan Cameron masih dirahasiakan. Namun ia bertekad menghadirkan pengalaman sinematik yang tetap spektakuler.
Langkah efisiensi ini menjadi strategi baru Cameron. Ia ingin memastikan waralaba Avatar tetap berkelanjutan secara finansial.
Para penggemar setia Pandora masih harus bersabar. Namun kabar ini memberi harapan bahwa petualangan berikutnya akan segera tiba.