Technologue.id, Bandung – Kehadiran Vivo Nex S sontak menyita perhatian publik berkat mekanisme kamera pop up. Meski konsep seperti ini pernah kita temui pada Oppo Find X namun Vivo mengklaim bahwa mereka vendor pertama yang menemukan inovasi ini dan mengadopsikannya kepada sebuah smartphone. Vivo sendiri menyebut inovasi ini dengan nama Elevating Front Camera.

Dalam menciptakan Vivo Nex S, kata Charles Ding, Product Manager Vivo Global, ada tiga faktor yang perlu dipertimbangkan. Yaitu integritas screen itu sendiri, tidak boleh mengabaikan pengalaman pengguna, dan mampu menciptakan rasio layar paling besar. Menurutnya, pengerjaan proyek ini tidak selalu mulus karena perlu pengujian mendalam termasuk analisa desain dan sistem yang mendukung elevating camera ini.

“(Pembuatan Vivo Nex) Sangat sulit dan banyak kesulitan membuat sistemnya. Saat mau bikin elevating camera ini, kami tidak punya komponen, tidak ada vendor yang kasih komponen, dan juga tidak ada IT program kecuali R&D (riset dan pengembangan) kami sendiri,” kata Charles ketika jumpa media di Lembang, Bandung, Rabu (9/1/2019).

Baca Juga:
Jurus Vivo Hadapi Persaingan Kamera Smartphone

Vivo Nex S (Choiru Rizkia / Technologue.id)
- Advertisement -

Diakuinya, selain masalah teknis, tim Vivo juga terbentur cara meyakinkan para vendor komponen untuk merealisasikan proyek tersebut. Alhasil mereka memberdayakan tim internal tanpa campur tangan pihak ketiga.

“Sistem ini harus kami bangun secara mandiri. Kami desain seluruh sistemnya sendiri. Kami bahkan menghabiskan waktu enam bulan sampai menemukan desain yang tidak akan mudah rusak meski (kamera) naik turun. Dalam satu hari, kami ujicoba slider sampai 40 ribu kali non-stop,” terangnya.

Ia melanjutkan, “Satu produk Nex S itu sendiri menghabiskan banyak effort. Tiga R&D internasional mengerahkan seluruh tenaga dan usaha untuk merealisasikan konsep itu.” Upaya-upaya mandiri yang dilakukan termasuk diantaranya inovasi hardware, algoritma, experience, dan kognitif research.

Berkat usaha itu, awal Juni 2018 meluncurkan Vivo Nex S dengan elevating front camera dan bezelles super fullscreen.

Baca Juga:
“Anehnya” Fitur Vivo Nex 2 Ini

Terkait kehadiran Vivo Nex S di pasar Indonesia, pihak Vivo belum bisa menjanjikan kapan hal itu akan terwujud. Semua tergantung respon dan insight dari konsumen.

Menurut Tyas K Rarasmurti, Public Relations Manager Vivo Mobile Indonesia, ada perbedaan kondisi pasar yang mungkin perlu pertimbangan khusus saat memutuskan suatu smartphone bisa dipasarkan di market tertentu.

“Vivo Nex diedarkan di China. Masing-masing market serinya tidak sama dan juga spesifikasinya disesuaikan dengan market di pasar tersebut. Untuk mengeluarkan Nex S saja, kami melakukan persiapan di sisi inovasi. Nanti juga respon konsumen seperti apa dan TKDN bagaimana. Tidak menutup kemungkinan seri Nex akan dipasarkan di sini,” tutur Tyas di kesempatan acara yang sama.