Technologue.id, Bandung – Kebutuhan konsumen atas kamera smartphone yang mumpuni terus meningkat. Kamera menjadi fitur di ponsel yang memiliki peran penting sekali. Tiap tahun generasi kemampuan kamera selalui mengalami improvement.

Dikatakan Charles Ding, Product Manager Vivo Global, perubahan pada sektor kamera dipengaruhi oleh jaringan internet yang semakin cepat dan perkembangan kamera itu sendiri. Ada tiga faktor yang mempengaruhi perkembangan kamera di smartphone selama ini.

“Pertama, kamera bisa menjadi alat untuk berkomunikasi lebih baik dengan orang lain. Lalu yang kedua, Self Actualization untuk menunjukkan siapa saya. Dan yang terakhir, smartphone bisa menggantikan alat-alat yang terpisah menjadi all-in-one package,” kata Charles saat media gathering di Lembang, Bandung, Rabu (9/1/2019).

Baca Juga:
Vivo Siap Rilis Smartphone 5G Tahun 2020?

- Advertisement -

Melihat kecenderungan tren demikian, Vivo bakal menonjolkan perkembangan integrasi kamera dan kecerdasan buatan (AI) yang lebih maju serta bentuk kamera yang memberikan pengalaman yang lebih kepada konsumen. Itu akan menjadi dua fokus Vivo di tahun ini di samping mengembangkan in-display fingerprint.

“Ada tiga fitur utama yang diinginkan konsumen terhadap smartphone, yaitu kamera, desain, dan teknologi terbaru (seperti AI). Yang ditanya bukan bukan langsung tertuju pada (kapasitas) RAM, ROM, atau prosesor Snapdragon, namun pada teknologi kamera,” jelasnya.

Baca Juga:
Spek Vivo Nex 2 Bocor, Punya Layar Depan-Belakang

Dalam membangun kamera yang sesuai dengan kebutuhan pasar, dikatakan Charles, vendor ponsel asal Tiongkok itu mengadakan riset dan pengembangan (R&D) serta pendekatan kepada masyarakat. Mereka rela mengerahkan seluruh tenaga demi menciptakan smartphone berteknologi baik.

Dari portfolio produk Vivo yang mengedepankan teknologi kamera antara lain Xshot dengan Night View, X7 dengan low light selfie, X9 dengan bokeh, Xplay 6 dengan fitur focus, X21 dengan kekuatan beauty, dan yang terbaru vivo X23 dengan super wide angle. Beberapa produk yang disebutkan diatas sudah beredar di pasar smartphone Indonesia meski mengusung nama yang berbeda.

Bicara kompetisi kamera smartphone saat ini, Tyas K Rarasmurti, Public Relations Manager Vivo Mobile Indonesia, mengatakan selalu melihat kebutuhan pasar seperti apa. TidakĀ  melulu harus mengikuti tren kamera multi-lensa. Seperti yang diketahui saat ini jamak ditemui smartphone dengan tiga kamera, empat kamera, bahkan nanti ada yang lima kamera.

“Masing-masing brand smartphone tahu target market mereka. Apa pun fitur yang diimplementasikan dimasing-masing smartphone itu mungkin untuk memenuhi kebutuhan konsumen mereka. Vivo melihat apa yang diimplementasikan baik di global maupun local market, itu yang dibutuhkan oleh konsumen atau target market Vivo saat ini,” tuturnya.