Technologue.id, Jakarta – Salah satu perusahaan telekomunikasi di tanah air, Indosat Ooredoo memiliki strategi sendiri untuk mengantisipasi meningkatnya kegiatan komunikasi masyarakat pada saat Idul Fitri tahun 2019 ini. Dan salah satunya adalah dengan menambah kapasitas jaringan.

“Kami sangat memahami kebutuhan telekomunikasi yang handal selama masa-masa peningkatan trafik telekomunikasi seiring dengan meningkatnya aktifitas masyarakat mudik dan perayaan Lebaran,” kata Dejan Kastelic, Chief Technology Officer Indosat Ooredoo, melalui pernyataan resmi yang diterima oleh Technologue.id pada 30 Mei 2019.

Baca Juga:
Sambut Pemudik, Indosat Ooredoo Siapkan 34 Posko

Lebih detailnya, Indosat Ooredoo saat ini sudah meningkatkan kapasitas data sebesar 15 persen dari kapasitas data regular harian. Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi puncak kenaikan trafik data yang diprediksi meningkat sebesar 15-20 persen.

- Advertisement -

Selain meningkatkan kapasitas, antisipasi kenaikan trafik di titik-titik terpadat juga dilakukan dengan cara menyiapkan 100 mobile BTS secara nasional.

Penggelaran infrastruktur 4G yang juga menjadi bagian dari persiapan jaringan untuk Idul Fitri 2019 yang telah dilakukan secara nasional, dimana jaringan 4G Plus Indosat Ooredoo telah menjangkau 422 kota/kabupaten dan 80% populasi masyarakat Indonesia.

Baca Juga:
Dukung Gerakan 100 Smart City, Indosat Ooredoo Adakan Bimbingan Teknologi

Sementara untuk memantau kondisi jaringan telekomunikasi selama Ramadhan dan Mudik Lebaran, Indosat Ooredoo sudah menyiapkan Network Operation Center (i-NOC) dan Indosat Service Operation Center (i-SOC) sebagai pusat monitoring seluruh jaringan dan layanan secara nasional.

“Penambahan sumber daya yang akan melakukan monitoring jaringan menjadi komitmen kami untuk memastikan kenaikan trafik telekomunikasi dapat kami antisipasi semakin baik di momen penting tersebut”, tutup Dejan Kastelic.