Kejayaan Trump Runtuh, Huawei Mulai Pepet Joe Biden

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Runtuhnya kejayaan Donald Trump menjadi angin segar bagi Huawei. Perusahaan asal China itu berharap dapat menjalin kembali hubungan yang selama ini tak akur.

Paul Scanlan, Chief Technology Officer Huawei Carrier Business Group mengutarakan keinginannya untuk berdialog dengan presiden terpilih, Joe Biden. Ini dilakukan demi memulai kembali relasi yang baik.

Baca Juga:

Huawei Nova 8 SE Meluncur, Mirip iPhone 12?


“Di pemerintahan sebelumnya, kami mengalami banyak tantangan. Ketika ada perubahan di pemerintahan, selalu ada peluang untuk menjalin kembali hubungan,” ujar Scanlan dikutip dari CNBC, Kamis (19/11/2020).

“Kami akan sangat terbuka pada dialog. Dengan dialog, akan muncul pemahaman, kemudian kepercayaan dan kemudian, orang bisa bekerja sama bisnis,” tambahnya.

Lebih lanjut Scanlan bersedia mengungkap teknologi yang selama ini diberitakan miring kepada pemerintahan yang baru. Ia bahkan menawarkan ahli untuk mendemonstrasikan bahwa produk Huawei aman.

Baca Juga:

Qualcomm Siap Pasok Chipset untuk Smartphone Huawei


Seperti diketahui, hubungan antara Huawei dan AS selama ini memang terpantau terus memanas. Hingga akhir pemerintahannya, Trump konsisten menuding bahwa teknologi yang diusung Huawei sangat berbahaya.

Dikatakan bahwa teknologi 5G milik Huawei mampu memata-matai siapa saja yang menggunakannya. Tak hanya itu, pukulan telak juga dilancarkan Trump dengan cara membatasi pasokan chip ke Huawei dan juga melarang pemakaian sistem operasi Android.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories