Technologue.id, Lampung – Pengembangan jaringan demi memperkuat kualitas layanan di Luar Jawa jadi program utama Indosat Ooredoo sepanjang tahun 2018. Perusahaan ini mengaku telah menyiapkan sebagian besar ‘uang jajan’ tahunannya untuk mengembangkan jaringan yang memprioritaskan pelanggan di Luar Jawa.

President Director & CEO Indosat Ooredoo, Joy Wahjudi mengaku pembangunan dan pengembangan jaringan di Luar Jawa menjadi fokus dan komitmen perusahaan di tahun 2018. Hal tersebut dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan terutama dalam mengakses dunia digital.

Baca juga :

Indosat Gelar 4G Merata di 213 Kecamatan Sekitar Lampung

- Advertisement -

“Untuk mendukung komitmen ini, kami telah menambah capex tahun ini menjadi Rp 8 Trilliun, dimana 80% diantaranya digunakan untuk investasi jaringan. Hai ini mencerminkan keseriusan kami dalam melakukan ekspansi dan meningkatkan kualitas jaringan Indosat Ooredoo di seluruh Indonesia.”

Joy menambahkan bahwa pasar di luar Jawa masih sangat kompetitif karena masyarakat masih membutuhkan alternatif layanan. Di saat bersamaan kebutuhan akses data masyarakat semakin meningkat sebagai antusiasme mereka memasuki dunia digital.

Baca juga :

Sebanyak Ini Laba Indosat Ooredoo Tahun 2017

Indosat Ooredoo berharap dapat memenuhi kebutuhan tersebut supaya bisa mendukung masyarakat lebih cepat memasuki era digital yang akan membuka lebih banyak akses dan kesempatan, baik dari sisi ekonomi, pendidikan, sosial serta kualitas kehidupan secara menyeluruh.

Lampung yang dijadikan daerah pertama penerapan strategi anyar Indosat tersebut baru saja menyelesaikan proses penambahan dan modernisasi jaringan. Jaringan baru broadband yang telah dibangun telah mencakup 15 kabupaten & 213 kecamatan, tersebar mulai Bakauheni, Bandar Lampung, Metro, Sribawono hingga wilayah perbatasan.

Baca juga:

Fatal, Akun Resmi Indosat Ooredoo Sebarkan Link Video Porno!

Penambahan dan perluasan jaringan baru broadband Lampung ini, menurut Joy Wahjudi, memiliki keunggulan pada kestabilan jaringan serta jaringan yang lebih luas dari sebelumnya. Joy menyatakan perusahaannya bakalan menduplikasi pengembangan jaringan yang ada di Lampung dengan 80% ‘uang jajan’ tahunannya ke berbagai daerah di Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera.