Technologue.id, Jakarta – Di saat penerapan 5G belum merata di seluruh dunia, China dikabarkan sudah menatap ke arah teknologi jaringan 6G. Kementerian Sains dan Teknologi negeri tirai bambu tersebut baru-baru ini telah resmi menyiapkan pengembangan jaringan masa depan.

Dilansir dari Gizchina (3/2/2020) fondasi teknologi tersebut sudah diletakan dan menurut pendapat beberapa ahli, kecepatan 6G bisa mencapai 1 terabyte per detik atau sekitar 8.000 kali lipat dari kecepatan 5G.

Baca Juga:
Curiga Dimata-matai , AS Larang Drone Buatan China Mengudara

China sendiri telah membentuk dua kelompok kerja untuk mengawasi penelitian teknologi 6G tersebut dimana salah satu kelompok kerja terdiri dari beberapa eksekutif dari kementerian terkait. Mereka bertanggung jawab untuk mendukung upaya kelompok kedua yang merupakan tim teknis yang mencakup 37 ahli dari universitas, lembaga penelitian dan perusahaan teknologi.

Diprediksi teknologi jaringan generasi terbaru ini akan rampung 10 tahun kedepan alias pada tahun 2030 mengingat bahwa 5G sendiri masih dalam tahap pertumbuhan. Menurut Dr. Mahyar Shirvanimoghaddam dari University of Sydney, teknologi ini akan membuka pintu baru bagi bagi penggunaan internet sekaligus merevolusi hubungan manusia dan teknologi yang memungkinkan penggunaan perangkat pada otak manusia.

Baca Juga:
Bikin Mewek, Ayah Tak Bisa Gendong Balita Terpapar Virus Corona

Masih menurut Dr. Mahyar, seiring berjalannya waktu, para peneliti masih harus mengatasi hambatan secara signifikan untuk mencapai tujuan ini. Kecepatan 6G membutuhkan peningkatan yang signifikan dalam ilmu material, arsitektur komputer, desain chip dan penggunaan energi.

“Kita harus memikirkan cara berkelanjutan untuk memasok semua perangkat ini tanpa risiko membakar Bumi,” pungkasnya.