Mau Nonaktifkan Bisnis Online saat Corona? Ini Saran Google

Editor : Denny Mahardy

Technologue.id, Jakarta – Saat-saat krisis karena virus Corona seperti ini membuat banyak bisnis harus terhenti baik secara offline maupun online. Lalu apakah website online yang selama ini digunakan untuk berbisnis juga harus dinonaktifkan terlebih dahulu? Google pun memberikan jawaban.

Mengutip dari TheVerge (26/03/20), Google dikabarkan baru saja merilis sejumlah petunjuk bagi para pemilik website bisnis online. Ini dilakukan untuk meminimalkan efek kerusakan yang terjadi pada website online saat dunia sedang terjadi krisis seperti sekarang.

“Jika situasi Anda saat ini sedang sulit namun hanya sementara waktu saja dan akan berniat membuka kembali bisnis online tersebut, kami merekomendasikan agar website tersebut tetap bisa diakses namun membatasi fiturnya secara fungsional”, kata John Mueller, salah satu webmaster senior di Google.

Bukan tanpa alasan, Google mengatakan hal tersebut lantaran website yang benar-benar tak bisa diakses kemungkinan akan mengalami penurunan peringkat pada mesin pencarian. Dan itu akan tetap terjadi meski website sebenarnya hanya dinonaktifkan dalam sementara waktu.

Agar website tetap aktif dan menjaga jangan sampai ada yang melakukan order pada website tersebut, Google pun menyarankan agar pemilik website dapat menonaktifkan fitur shopping cart ataupun menandai stok setiap barang menjadi kosong.

Latest News

Kembali Dikenang, Friendster Jadi Trending Topik

Technologue.id, Jakarta - Media sosial Friendster kembali diperbincangkan netizen. Hingga berita ini dimuat, Selasa (26/1/2021), Friendster bertengger di jajaran trending topik Twitter.

Makin Menegangkan, Resident Evil Village Rilis 7 Mei 2021

Technologue.id, Jakarta - Resident Evil, yang dikenal di Jepang sebagai Biohazard, serial video game dan franchise media Jepang yang dibuat oleh Capcom....

Polisi Lacak Penculikan Wanita lewat Apple Watch-nya

Technologue.id, Jakarta - Kepolisian Texas, Amerika Serikat, sukses mengungkap kasus penculikan seorang wanita karena mengandalkan teknologi jam tangan pintar.

Review Samsung Galaxy A02s: Kelas Ekonomis dengan Tiga Kamera

Technologue.id, Jakarta - Smartphone kelas menengah yang berada di kisaran harga sekitar Rp2 juta kini semakin menawan. Bukan cuma dari sisi desain,...

Geber Pengembangan Teknologi, OnePlus – OPPO Gabungkan Tim R&D

Technologue.id, Jakarta - Dua produsen ponsel asal China, OnePlus dan OPPO dikabarkan akan menggabungkan divisi R&D (Research And Development) mereka.

Related Stories