Technologue.id, Jakarta – Anda menghasilkan banyak data saat online. Data ini kemudian digunakan oleh suatu provider untuk meningkatkan pengalaman pengguna atau untuk menampilkan iklan sesuai referensi tersebut.

Banyak perusahaan menyediakan akses kepada pengguna soal data yang dikumpulkan tentang mereka dan tampaknya Microsoft ingin mengambil tindakan lebih lanjut. Raksasa teknologi milik Bill Gates ini memiliki proyek baru dengan nama sandi “Bali” yang akan memberikan pengguna akses ke data yang dikumpulkan dan membiarkan mereka memonetisasi. Sistem ini disebut sebagai Bank Data.

Proyek Bali dilaporkan sedang dikembangkan oleh tim Riset Microsoft dan dilaporkan sedang dalam pengujian pribadi. Halaman “About” untuk proyek ini menggambarkan Bali sebagai “bank data pribadi yang memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk mengelola semua data yang dikumpulkan tentang mereka.”

Baca Juga:
Windows 10 Banyak Bug, Microsoft Ambil Langkah Baru

Bank data ini akan memungkinkan pengguna untuk menyimpan semua data (mentah dan inferred) yang berasal dari pengguna sendiri, lalu selanjutnya mereka bisa mengelola, memvisualisasikan, mengontrol, berbagi, dan memonetisasi. Proyek ini berdasarkan pada Inverse Privacy yang merupakan subjek makalah 2014 oleh Yuri Gurevich, Efim Hudis dan Jeannette Wing.

- Advertisement -

Pihak Microsoft belum banyak bicara tentang proyek Bali saat ini. Penting diingat bahwa tidak semua proyek Microsoft Research akan menjadi produk komersial sehingga belum dipastikan dalam waktu dekat kita bisa mengakses bank data ini.