Technologue.id, Jakarta – Setelah meluncurkan October Update untuk Windows 10, Microsoft banyak berbenah diri lantaran mendapatkan komplain dari hampir seluruh pengguna yang sudah melakukan pembaharuan sistem. Pasalnya, banyak bug yang cukup mengganggu pada sistem operasi tersebut.

Mengutip dari TheVerge.com (13/11/2018), Microsoft baru-baru ini dilaporkan mengubah beberapa strategi untuk pengembangan software pada versi selanjutnya, khususnya untuk Windows 10. Kini, mereka bakal lebih terbuka pada saat pengembangan software berlangsung.

Baca juga:

Microsoft Distribusikan Lagi Windows 10 Versi Oktober 2018

Keterbukaan pada proses pengembangan tersebut ditunjukkan melalui blog post yang terus diperbaharui, sehingga komunitas dan masyarakat akan tahu bagaimana dan sudah sampai mana Windows dikembangkan. Tak cuma itu, mereka rencananya juga akan membuat sebuah dashboard Windows update status.

- Advertisement -

Baca juga:

Fitur Baru Windows 10 Ini Bisa Bikin Pengguna Android Makin Nyaman

“Kami mengembangkan pembaharuan Windows 10 dan menyebarkannya kepada lebih dari 700 juta pengguna aktif setiap bulannya dan mereka bisa menggunakan lebih dari 35 juta judul aplikasi dengan 175 juta versi, serta 16 juta kombinasi driver hardware yang unik, terlebih lagi selalu ada driver, firmware, dan update aplikasi baru,” pernyataan Michael Fortin, corporate vice president of Windows.

Baca juga:

LockApp.exe, Aplikasi “Mencurigakan” di Windows 10

Di saat yang bersamaan, Microsoft juga menyatakan akan meningkatkan kualitas dan mengubah fokus dari yang awalnya pengujian hanya dilakukan oleh engineer dan Windows Insider menjadi melibatkan masukkan customer untuk mengetahui isu secepatnya.

“Kami mengubah metode testing dasar untuk tim pengembangan kami. Tujuannya adalah untuk bisa menciptakan kode yang berkualitas mulai dari awal,” lanjut Fortin.