Jakarta — Microsoft kembali menghadirkan gebrakan baru di dunia gaming dengan menguji coba layanan streaming game gratis untuk pengguna Xbox. Fitur eksperimental ini merupakan bagian dari Xbox Cloud Gaming yang selama ini hanya bisa dinikmati pelanggan Xbox Game Pass.

Perbedaan utamanya terletak pada sistem pembayaran. Pengguna tidak perlu berlangganan atau membayar biaya bulanan untuk menikmati layanan ini, cukup menonton iklan sebelum sesi streaming dimulai.

Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi para gamer yang ingin bermain tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan. Namun, layanan gratis ini hadir dengan sejumlah batasan yang perlu diketahui.

Fitur Baru Xbox Cloud Gaming

Layanan yang disebut Ad-supported Game Streaming ini merupakan perluasan dari Xbox Cloud Gaming yang sudah ada. Pengguna cukup menonton iklan sebelum memulai sesi permainan, dan tidak ada iklan yang muncul selama bermain.

Sayangnya, setiap sesi streaming hanya berdurasi satu jam. Batasan ini hampir identik dengan ketentuan yang diterapkan GeForce Now pada layanan gratisnya.

Saat ini fitur tersebut masih dalam tahap pengujian dan belum bisa diakses oleh publik secara luas. Hanya pengguna Xbox Insiders yang dapat mencoba streaming game dengan iklan ini.

Halo Infinite red vs blue zombies mode

Tanggapan Komunitas Gamer

Microsoft berencana mengembangkan layanan ini lebih lanjut dengan memanfaatkan masukan dari para penguji. Perusahaan juga mengajak pengguna untuk memberikan pendapat melalui subreddit Xbox Insider.

Di permukaan, kehadiran layanan ini terdengar sangat menguntungkan. Pemain yang kehabisan ruang penyimpanan di konsolnya tetap bisa menikmati game yang dimiliki meski tidak bisa menginstalnya.

Bahkan, pengguna yang tidak mampu membeli Xbox Series X atau S masih bisa memainkan game terbaru melalui Xbox One atau perangkat kompatibel lainnya menggunakan cloud gaming.

Namun, tidak semua orang menyambut antusias ide ini. Opini di komunitas Xbox Insider terbelah menjadi dua kubu, sebagian mendukung dan sebagian lainnya meragukan strategi ini.

Kekhawatiran Pengguna

Kekhawatiran terbesar yang disuarakan para Xbox Insiders adalah potensi licinnya jalan menuju kebijakan yang merugikan konsumen. Banyak yang mengaitkan strategi ini dengan pola yang pernah dilakukan layanan streaming lain.

Netflix menjadi contoh yang paling sering disebut. Layanan streaming tersebut awalnya bebas iklan, namun kemudian menaikkan harga langganan dan menambah tier murah dengan iklan.

Sebagian pengguna khawatir Microsoft akan melakukan hal serupa dengan menjadikan tier gratis ini sebagai alasan menaikkan harga Xbox Game Pass. Kekhawatiran lain termasuk potensi masuknya spammer dan hacker akibat barrier yang lebih rendah.

Menariknya, kolaborasi Xbox Game Pass dengan berbagai platform terus berlanjut di tengah pengembangan layanan ini.

Dampak pada Ekosistem Gaming

Langkah Microsoft ini menunjukkan pergeseran strategi besar dalam industri cloud gaming. Dengan menghadirkan opsi gratis, perusahaan berupaya menjangkau pasar yang lebih luas di tengah persaingan ketat.

Fenomena ini juga sejalan dengan meningkatnya ancaman siber di industri game yang perlu diwaspadai para pemain, terutama saat menggunakan layanan daring.

Bagi pengguna yang tertarik mencoba perangkat gaming terbaru, ROG Xbox Ally kini sudah resmi hadir di Indonesia dengan harga mulai Rp 9,9 juta.

Belum ada kepastian kapan layanan streaming gratis ini akan dirilis untuk publik secara luas. Microsoft masih mengumpulkan data dan masukan dari para penguji untuk menyempurnakan layanan tersebut.

Dengan adanya umpan balik dari tester Xbox Insider, diharapkan kekhawatiran yang muncul di komunitas bisa diminimalisir. Ke depannya, layanan ini berpotensi menjadi game changer bagi industri cloud gaming.