Technologue.id, Jakarta – Beberapa bulan yang lalu Broadcom resmi membuat tawaran untuk mengakusisi Qualcomm. Namun, Qualcomm menolak mentah-mentah penawaran tersebut. Broadcom tak gentar dan kembali mengajukan penawaran yang sayangnya lagi-lagi mendapat penolakan.

Seiring berjalannya waktu, Qualcomm sepertinya mulai melunak. Setelah menolak penawaran USD 117 miliar dari Broadcom, Qualcomm kini kabarnya mau kembali membuka pembicaraan terkait akusisi ini.

Baca juga:

Inikah Alasan Sebenarnya Qualcomm Tolak Pinangan Broadcom?

- Advertisement -

Dilansir dari Ubergizmo.com (27/02/2018), Qualcomm mengajukan proposal terkait pembicaraan harga yang dipandang sebagai langkah potensial untuk terjadinya kesepakatan. Setidaknya ini menjadi sinyal positif dari Qualcomm yang sebelumnya begitu menutup diri dari penawaran yang dibuat Broadcom.

Baca juga:

Broadcom Siap Pinangan Rp1.600 Triliun, Qualcomm Masih “Jual Mahal”

Qualcomm mengatakan bahwa semua penawaran yang dibuat oleh Broadcom sejauh ini belum memuaskan Qualcomm. Namun sekarang perusahaan chipset mobile tersebut mengusulkan untuk keduanya duduk bersama untuk mencari jalan tengah.

Proposal tersebut dibuat langsung oleh Chairman Qualcomm, Paul Jacobs yang ditujukan pada CEO Broadcom, Hock Tan.

Baca juga:

Rambah Dunia Medis, Qualcomm Hadirkan Wireless Reach Thrive

Namun hanya karena Qualcomm telah mengusulkan pembicaraan harga, bukan berarti telah mengunci kesepakatan antara Qualcomm dan juga Broadcom. Apabila pada pertemuan nanti tidak ditemukan kata sepakat, tentu tak akan ada yang berubah dari situasi ini. Entah Broadcom akan menyerah mengejar Qualcomm atau malah siap mengajukan penawaran yang lebih “gila” lagi.