Technologue.id, Jakarta – Oppo A7 akhirnya resmi diluncurkan di China. Seri ini merupakan smartphone kelas menengah ke bawah dengan fitur unggulan berupa HyperBoost dan baterai kapasitas jumbo.

Sesuai dengan peruntukannya, Oppo A7 ini dibekali dengan spesifikasi kelas menengah. Di dalamnya terdapat chipset Qualcomm Snapdragon 450 dengan prosesor octa-core 1,8 GHz, GPU Adreno 506, memori internal 32/64GB, serta RAM 3/4 GB. Kapasitas baterai pun cukup besar untuk ponsel di kelasnya, yaitu 4.230mAh.

Baca juga:

Jelang Akhir Tahun, Oppo Siap Rilis Seri F9 Versi Murah?

Fitur yang paling mengesankan adalah Hyper Boost, yang berfungsi untuk mendongkrak kinerja perangkat saat menjalankan aplikasi berat atau saat bermain game. Fitur akselerasi hardware bernama Hyper Boost ini didesain untuk meningkatkan performa perangkat sampai lebih dari 30 persen.

- Advertisement -

Hyper Boost memiliki tiga mode yakni System Engine, Game Engine, dan Aplication Engine. Masing-masing mode memiliki fungsi yang berbeda namun cara kerjanya serupa yakni mengoptimalkan alokasi sumber daya pada perangkat Android sehingga mampu mendongkrak performa ke titik maksimal. Oppo A7 didaulat menjadi midranger pertama dari perusahaan dengan teknologi in-house tersebut.

Baca juga:

Perbandingan Spesifikasi Vivo V11 Pro vs Oppo F9

Oppo A7 (Source: GSMarena.com)

Bagian depan Oppo A7 memiliki bentang diagonal 6,1 inci, resolusi 720p, dan rasio 19:9. Ada waterdrop notch yang menjadi ciri khas ponsel Oppo baru-baru ini.

Di bidang fotografi, ada kamera ganda dan beauty AI. Kamera ganda di belakang mengemas kekuatan 13MP + 2MP. Sedangkan teknologi beauty AI dipasangkan dengan kamera depan yang memiliki 16MP + 8MP. Pengaturan di bagian belakang memungkinkan Anda untuk mengedit latar belakang buram (blur) setelah mengambil gambar.

Baca juga:

6 Smartphone Lipat yang Sudah (dan Akan) Rilis di Pasaran

Harga Oppo A7 di China sebesar CNY1,599 atau sekitar Rp3,3 jutaan. Perangkat ini tersedia dalam tiga warna – Glaring Gold, Glaze Blue, dan Powder Pink. Ketersediaan warna bergantung pada pasar, artinya tidak setiap negara akan mendapatkan semua varian itu.