Technologue.id, Jakarta – Penyebaran virus Corona berdampak buruk pada rantai pasokan ponsel tampaknya tak sepenuhnya benar. Pasalnya, vendor ponsel asal China, Realme mengaku tidak mengalami kendala akibat wabah tersebut.

Seperti dikatakan Public Relations Manager Realme Indonesia, Krisva Angnieszca saat dijumpai pada Jumat (14/2/2020) mengatakan, “Terkait kasus Corona di Indonesia saat ini kita gak mengalami kendala, baik itu produksi maupun stok. Kita masih aman.”

Baca Juga:
Wabah Corona Rusak Rantai Pasokan Ponsel

Krisva mengatakan rantai pasokan ponselnya bisa terhindar dari dampak virus Corona lantaran Realme mempunyai pabrik untuk merakit di Indonesia, tepatnya di Tanggerang. Bahkan disebutkan sebagian besar komponen juga bisa didapatkan di Indonesia.

“Pasokan kita dapat dipastikan aman, buktinya bisa dilihat kita masih bisa launching C3 ini dalam waktu dekat,” Tambahnya.

Counterpoint Research sendiri memprediksi pengiriman ponsel bakal menurun menjadi 63 juta unit. Padahal sebelumnya, pada periode Januari – Maret diperkirakan akan ada 90 juta unit ponsel yang akan dikirim.

Baca Juga:
Gelaran MWC 2020 Dinyatakan Batal

Produsen ponsel Huawei disebutkan yang paling besar menerima pukulan atas kasus Corona ini. Huawei dinilai yang paling terpukul karena ketergantungannya yang tinggi pada pasar China setelah larangan perdagangan AS.

Masih menurut Counterpoint Research, efek corona diperkirakan akan masih dirasakan sepanjang paruh pertama tahun ini karena harus mengejar ketertinggalan produksi untuk memenuhi kuota yang ada.