Technologue.id, Jakarta – Penyebaran virus Corona berdampak buruk pada rantai pasokan ponsel di kuartal pertama tahun 2020 ini. Diperkiraan pengiriman ponsel akan mengalami penurunan hingga 70% pada periode tersebut.

Dilansir dari GSM Arena pada Kamis (13/2/2020), Counterpoint Research memprediksi pengiriman ponsel pintar bakal menurun menjadi 63 juta unit. Padahal sebelumnya, pada periode Januari – Maret diperkirakan akan ada 90 juta unit ponsel yang akan dikirim.

Baca Juga:
Apple Bakal Gunakan AMD di Komputer Mac?

Penurunan ini diyakini akan menghasilkan surplus inventaris ponsel untuk produsen yang akan memiliki efek sendiri pada peluncuran produk dan pengiriman di kuartal kedua mendatang. Kemungkinan, dibutuhkan dua bulan lagi untuk produksi kembali ke jalurnya setelah penutupan paksa pabrik di seluruh negeri.

Merek ponsel lokal Huawei diperkirakan akan menerima pukulan terbesar. Vendor ini dinilai yang paling menderita karena ketergantungannya yang tinggi pada pasar Cina setelah larangan perdagangan AS.

Baca Juga:
Gara-gara iPhone, Apple Kena Denda Rp 374 miliar

Oppo dan Vivo diprediksi kehilangan penjualan yang signifikan, sementara Xiaomi, OnePlus dan Realme diperkirakan tidak mengalami dampak yang terlalu parah. Apple juga diperkirakan akan terdampak dengan penurunan sekitar 1 juta unit dalam perilisan iiPhone SE 2 mendatang.

Secara keseluruhan, efek corona diperkirakan akan masih dirasakan sepanjang paruh pertama tahun ini karena rantai pasokan harus mengejar ketertinggalan produksi untuk memenuhi kuota yang ada.