Technologue.id, Jakarta – Sejak pertama kali diluncurkan, penjualan iPhone XR, XS, dan XS Max tak begitu bergairah hingga sekarang. Alhasil, Apple pun mulai merasakan beberapa kesulitan untuk bisa mengembangkan perusahaannya, termasuk merekrut karyawan baru.

Mengutip dari TheVerge (16/01/19), Apple dikabarkan akan memperlambat proses perekrutan karyawan pada beberapa divisi di perusahaannya. Meski begitu, hal tersebut tak berarti bahwa mereka akan benar- benar menghentikan seluruh proses perekrutan karyawan.

Baca Juga:
Bisnis Jaringan Terusik, Nokia Pecat 350 Karyawan

CEO Apple, Tim Cook hingga saat ini sebenarnya belum memutuskan mana saja divisi yang tak begitu membutuhkan penambahan karyawan. Namun ia memastikan bahwa divisi Artificial Intelligence sudah seharusnya ada penambahan karyawan secara aggresif.

- Advertisement -

Belakangan ini, kondisi Apple tampaknya sedang tidak begitu sehat. Tak cuma soal penghambatan perekrutan karyawan, beberapa minggu lalu mereka juga sempat mengumumkan kalau pendapatan kuartal pertama 2018 jauh dari target lantaran tak banyak konsumen yang mau membeli iPhone baru dan mahal.

Baca Juga:
Penjualan iPhone Lesu, Valuasi Saham Apple Tersalip Microsoft

Selain itu, salah satu faktor lemahnya penjualan iPhone baru adalah program penggantian baterai yang sudah diluncurkan sejak Desember 2017 lalu.

Pasalnya, melalui program tersebut, ternyata banyak pengguna iPhone yang memilih untuk membeli baterai baru ketimbang membeli smartphone baru keluaran Apple. Dan hingga saat ini, setidaknya ada lebih dari 11 juta pengguna yang melakukan penggantian baterai.