Penjualan Smartphone Huawei Secara Global Lampaui Samsung

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Huawei berhasil menggulingkan posisi Samsung sebagai pemegang mahkota produsen smartphone nomor satu di dunia.

Menurut data dari Canalys, untuk Q2 2020, Huawei telah berhasil mengirimkan lebih banyak smartphone di seluruh dunia dibanding pembuat smartphone lainnya.

Baca Juga:
Dijegal AS, Pendapatan Huawei Tetap Meningkat

Perusahaan riset tersebut memperkirakan bahwa Huawei berhasil mengirimkan 55,8 juta perangkat, yang sebenarnya turun 5%, tetapi itu cukup untuk menjatuhkan Samsung. Ledakan pertumbuhan Huawei disebabkan oleh pandemi dan pemulihan virus Corona di Tiongkok. Pemulihan ekonomi negara tersebut telah membantu perusahaan Huawei dalam penjualan ponsel pintar.

“Di tengah periode perlambatan ekonomi global yang belum pernah terjadi sebelumnya dan tantangan, kami terus tumbuh dan memajukan posisi kepemimpinan kami dengan menyediakan produk dan pengalaman inovatif kepada konsumen,” kata Huawei, seperti yang dikutip dari The Verge, Kamis (30/07/2020).

Menurut senior analis Canalys, Ben Stanton, hal ini diluar prediksi banyak orang dari setahun yang lalu. Dan apabila tidak ada COVID-19 hal seperti ini tidak akan pernah terjadi.

“Huawei mengambil kesempatan ditengah pemulihan ekonomi China untuk mengaktifkan bisnis smartphonenya,” tandasnya.

Baca Juga:
Huawei Ciptakan HarmonyOS 2.0 untuk Semua Jenis Perangkat

Di sisi lain, Samsung berhasil mengirimkan 53,7 juta unit yang tampaknya turun 30% dari kuartal yang sama tahun 2019.

Samsung diprediksi akan memiliki penjualan terbaik di kuartal berikutnya, karena pabrikan asal Korea tersebut tengah mempersiapkan peluncuran smartphone flagship terbaru.

Menariknya, terlepas dari larangan perdagangan yang telah dilakukan pemerintah AS pada Huawei, secara efektif mengunci Huawei dari pasar AS, namun tampaknya perusahaan Huawei baik-baik saja.

Meski tak memiliki akses ke pasar sebesar seperti Amerika Serikat karena bermasalah, namun Huawei terlihat tetap berdiri kokoh karena pembatasan tersebut.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories