Technologue.id, Bandung – Era smartphone layar lipat telah tiba di awal tahun ini. Royole membuka tabir smartphone lipat perdana di dunia yang dinamai FlexPai.

Selanjutnya, sejumlah vendor juga diketahui tengah mengerjakan proyek smartphone layar tekuk ini antara lain Samsung, Huawei, Oppo, dan Xiaomi.

Tak mau ketinggalan hype serupa, vendor ponsel asal Tiongkok Vivo juga membuka kemungkinan ikut menggarap folding phone setelah memastikan proses pengembangan berjalan optimal.

Baca Juga:
Salip Samsung, Ini Dia Smartphone Lipat Pertama di Dunia

- Advertisement -

Dikatakan Charles Ding, Product Manager Vivo Global, perusahaan senantiasa meneliti dan mengembangkan calon produk sampai benar-benar menjadi perangkat yang bisa dipakai. Tidak semata mengejar tren saja.

“Kami dari research and development selalu melihat tren seperti apa dan berusaha mengembangkan dan meneliti apakah sudah bagus atau belum, sudah cocok untuk kita terapkan atau tidak,” tutur Charles saat jumpa media di Lembang, Bandung, Kamis (10/1/2019).

Baca Juga:
Desain Ponsel Layar Lipat Rakitan Xiaomi Terungkap

Untuk folding phone, Vivo belum mau bicara banyak telah sejauh mana proses bergulir lantaran harus dikaji lebih dalam. Dirinya tak menampik bila masih ada kekurangan sendiri yang perlu diselesaikan. Entah dari sisi hardware atau software, ia tak menyebut secara gamblang.

“Tapi memang masih ada beberapa part yang harus kita pikirkan dan beberapa part yang cukup riskan untuk kita realisasikan. Jadi masih dalam tahap pengembangan,” imbuhnya.

Charles melanjutkan, proses kordinasi antara tim internal dan vendor terus diusahakan agar produk yang diinginkan bisa terwujud.

“Hal-hal seperti pengembangan bentuk atau pengembangan teknologi ini kita bekerja sama dengan seluruh pihak internal dan vendor terkait untuk merealisasikan produk yang siap diluncurkan.”