HomeHeadlineQ3 2021, Vivo Gusur Xiaomi di Pasar Smartphone Tanah Air

Q3 2021, Vivo Gusur Xiaomi di Pasar Smartphone Tanah Air

Technologue.id, Jakarta – Brand ponsel Vivo menempati posisi pertama brand smartphone di Indonesia berdasarkan laporan terbaru oleh firma riset pasar Canalys untuk Top Smartphone Vendors Kuartal-III 2021.

Menurut laporan Canalys, Vivo mengamankan persentase market share 23% dari total 9.3 juta unit smartphone yang dikapalkan pada kuartal ketiga 2021 di Indonesia.

Baca Juga:
Vivo Y76s Melantai di China, Bawa MediaTek Dimensity 810

Edy Kusuma, Senior Brand Director vivo Indonesia, menyatakan apresiasi atas dukungan konsumen dan mitra vivo Indonesia.

“Pencapaian ini tentu saja berkat dukungan banyak pihak baik mitra yang memberikan kepercayaan penuh bagi vivo, serta konsumen setia vivo. Ini menjadi pencapaian bersama bukan hanya bagi vivo sebagai brand teknologi, namun juga bagi seluruh mitra vivo se-Indonesia atas dedikasi dan komitmen yang diberikan di tengah kondisi yang penuh tantangan pada kuartal tiga tahun ini,” tutur Edy, dalam keterangan resmi yang diterima Technologue.id, Jumat (12/11/2021).

Portofolio produk yang bervariasi untuk setiap segmentasi dan kebutuhan konsumen mendorong pertumbuhan market share vivo di Indonesia. Berdasarkan laporan Canalys, vivo mencatat pertumbuhan shipment 76.9% pada kuartal-III 2021 dibandingkan kuartal sebelumnya, dimana Vivo mencatat persentase pangsa pasar 12%.

Selanjutnya di posisi kedua mengekor Oppo dengan pangsa pasar 22% atau meningkat 2% dari periode sebelumnya.

Di peringkat ketiga, ada Samsung yang menguasai pasar 18% dan menjadi satu-satunya vendor yang tercatat tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata (annual growth) positif sebesar 7%.

Di sisi lain, Xiaomi merosot turun dari peringkat pertama ke posisi empat dengan market share 16%. Tak jauh beda, Realme berada di posisi lima dengan penguasaan pasar 12%.

Baca Juga:
Tukar Tambah Vivo ke iPhone Curi Perhatian Netizen

Canalys menganalisa peta persaingan vendor smartphone di Indonesia dengan menggunakan data sell in shipment, maksudnya unit smartphone yang sudah dijual ke pihak retail atau toko. Data tersebut berbeda dengan sell out shipment yang dihitung adalah jumlah unit yang dijual ke end user atau pengguna yang membeli produk.

Edy menambahkan, selain dukungan online store vivo, integrasi antara channel modern dan tradisional memberikan kontribusi langsung dalam pencapaian vivo di kuartal-III.

“Ditengah pembatasan yang perlu dilakukan pada kuartal-III, channel tradisional vivo yang tersebar di daerah berperan penting sebagai salah satu basis penjualan utama vivo. Implementasi protokol kesehatan yang ketat sekaligus program dukungan seperti layanan antar ke rumah mengakomodasi konsumen untuk tetap berbelanja produk dengan nyaman dan aman di vivo store,” tutur Edy.

- Advertisement -

Berita Lainnya

See More