Baca juga:
Startup Freelancer.com Tembus 30 Juta Pengguna Secara Global
Suryanto Wijaya, Presiden Direktur Reeracoen Indonesia, mengatakan tujuan startup ini adalah memberikan kontribusi bagi para karyawan di Indonesia dengan menciptakan lingkungan kerja yang sejahtera agar karyawan memiliki kinerja kerja yang lebih baik, juga untuk memudahkan masyarakat beraktivitas dengan layanan fintech. Suryanto mendirikan Reeracoen Indonesia pada tahun 2013 untuk menyediakan layanan perekrutan dan HRtech. Selama bertahun-tahun, beliau menemukan fakta bahwa terdapat banyak permintaan dari para karyawan yang mengajukan permintaan pembayaran gaji di depan karena kekurangan biaya hidup.Baca juga:
Aplikasi Halal Incar Investasi Rp10 Miliar di Kompetisi Regional StartCon
Pada saat bersamaan, ada beberapa karyawan yang tidak dapat membayar kembali kepada perusahaan pemberi kerja mereka sehingga menimbulkan masalah dalam bisnis perusahaan pemberi kerja. Hal ini telah menjadi masalah sosial di Indonesia. Dalam hal ini, pemerintah juga berusaha mengatasinya dengan menerapkan beberapa kebijakan. "Misi Reeracoen Indonesia adalah ‘Resolve the society problem through (Human) with technology’. Kami ingin meningkatkan inklusi keuangan Indonesia melalui misi kami," ujarnya.Baca juga:
Sejak tanggal peluncuran pada bulan Mei 2018, lebih dari 100 perusahaan dengan lebih dari 40.000 karyawan telah menggunakan layanan ini. “Kami berencana untuk memperluas pengguna kami hingga 100.000 dalam setahun,” tutur Suryanto.