Technologue.id, Jakarta – Segmen “ponsel gaming berharga terjangkau” seakan menjadi magnet baru bagi konsumen. Berbekal spesifikasi gahar, tanpa perlu mengeluarkan banyak mahar, pengguna bakal dimanjakan dengan pilihan smartphone dengan kemampuan gaming yang layak diandalkan.

Seakan ingin menapaki jejak kesuksesan kala meluncurkan Zenfone Max Pro M1, Asus resmi memperkenalkan suksesornya yang diberi nama Zenfone Max Pro M2.

Tampak depan Asus Zenfone Max Pro M2 (Aldi/Technologue.id)

Mengusung tagline “Limitless Gaming” saat memperkenalkan Zenfone Max Pro M1, seri Zenfone Max Pro M2 memiliki tagline yang tak kalah mentereng, “Next Generation Gaming”. Tentu tagline tersebut sudah sangat menggambarkan peruntukan smartphone ini bukan?!

Kali ini Technologue.id memperoleh kesempatan untuk menguji langsung kemampuan dari salah satu penghuni baru dari segmen “ponsel gaming berharga terjangkau”. Segarang apa performa yang ditawarkan Zenfone Max Pro M2? Mari simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Kelengkapan

Unit Zenfone Max Pro M2

Kabel data micro USB

Charger

Soft Case

SIM Ejector

Manual Book

Kartu Garansi

Desain

Tak seperti Zenfone Max Pro M1 yang memiliki desain kaku, Asus sedikit merombak tampilan depan maupun belakang dari penerusnya. Zenfone Max Pro M2 membawa desain yang jauh lebih elegan dibandingkan sang kakak.

Meski secara komposisi penempatan kamera dan sidik jari pada bagian belakang tak ada yang berbeda, namun berbekal finishing glossy, mampu memancarkan kesan yang lebih elegan dari ponsel ini.

Back cover Asus Zenfone Max Pro M2 (Aldi/Technologue.id)

Efek glossy yang diadopsi mampu membuat ilusi, seakan ponsel ini menggunakan material metal, padahal tidak. Kelebihannya, Zenfone Max Pro M2 tak akan begitu licin kala digenggam.

Perubahan yang juga cukup terasa terletak pada bagian muka. Kini Zenfone Max Pro M2 ikut mengadopsi notch khas ponsel masa kini. Berbeda dengan Zenfone Max Pro M1 yang, ya, menurut saya terasa begitu kaku.

Slot SIM Card-nya telah mampu menampung dua buah nano SIM Card dan satu microSD. Jajaran port 3,5 mm dan micro USB bertengger di bagian bawah.

Layar dan antarmuka

Zenfone Max Pro M2 hadir dengan membawa layar IPS dengan bentang seluas 6,3 inci dan beresolusi Full HD+. Meski begitu sasis yang digunakan ialah hanya seukuran ponsel berukuran 5,5 inci saja. Bezel yang tipis dengan rasio layar ke bodi mencapai 88%, membuat hal semacam ini dimungkinkan.

Beragam konten multimedia yang dimainkan mampu di proyeksikan dengan sangat baik. Begitu juga saat digunakan bermain game, tombol navigasi virtualnya akan otomatis menyesuaikan sehingga tampilan gambar akan muncul sepenuh layar.

Layar Zenfone Max Pro M2 yang dilengkapi notch (Aldi/Technologue.id)

Urusan proteksi pun Asus tak tanggung-tanggung. Lapisan Corning Gorilla Glass 6 digunakan untuk melapisi layar dari Zenfone Max Pro M2. Corning bahkan berani mengklaim, Gorilla Glass 6 dua kali lebih tangguh dibanding Gorilla Glass 5, meski jatuh dari tempat yang lebih tinggi dan juga berulang kali. Namun saya sarankan Anda untuk tidak mencobanya di rumah.

Untuk urusan tampilan antarmuka, Asus menyuntikkan stock Android untuk digunakan Zenfone Max Pro M2. Bukan menggunakan user interface ZenUI andalan mereka.

Menurut saya, penggunaan stock Android ini menjadi salah satu faktor yang menjadi  kelebihannya. Sebab tak ada aplikasi bloatware yang akan “mengotori” sistem. Tentunya stock Android juga menawarkan performa yang lebih gegas, ringan dan juga simpel.

User interface pure Android (Aldi/Technologue.id)

Dengan ini, Sepertinya Asus ingin coba memaksimalkan potensi terbaik yang dimiliki Zenfone Max Pro M2.

Performa

Mengintip dapur pacunya, Zenfone Max Pro M2 yang saya review ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 660, RAM 4 GB dan internal 64 GB. Sumber dayanya mengandalkan baterai dengan kapasitas 5.000 mAh.

Di atas kertas, spesifikasi semacam ini seakan menjadi paket lengkap untuk memenuhi kebutuhan gaming penggunanya.

Chipset yang digunakan pun tergolong baru. Menurut Qualcomm, Snapdragon 660 menawarkan 11% peningkatan secara performa dan 33% lebih baik dari segi pengolahan grafik, jika dibandingkan dengan Snapdragon 636.

Untuk penggunaan sehari-hari (chatting, sosial media, sesekali gaming), ponsel pintar satu ini sanggup menemani selama seharian penuh. Bahkan dalam sekali pengisian daya di pagi hari, saya baru akan melakukan pengisian daya di pagi berikutnya. Itu pun dalam kondisi baterai yang masih menunjukkan presentase 5%.

Untuk kebutuhan gaming, kami menguji beberapa game seperti Mobile Legends, PlayerUnknown’s Battleground Mobile. Seperti yang sudah diperkirakan, game-game ini sanggup dimainkan dengan sangat lancar. Hanya saja saat notifikasi low battery sudah muncul di presentase 15%, performa ponsel akan sedikit menurun dan membuat game menjadi sedikit tersendat.

Berikut ini hasil pengujian benchmark yang kami lakukan dengan menggunakan aplikasi AnTuTu Benchmark dan GeekBench:

Hasil benchmark Zenfone Max Pro M2 (Aldi/Technologue.id)

Kamera

Tak seperti kamera milik Zenfone Max Pro M1 yang menurut saya begitu mengecewakan, Zenfone Max Pro M2 menawarkan kualitas kamera yang relatif jauh lebih baik.

Sebagai pembidik utama, Zenfone Max Pro M2 dibekali dengan setup dual kamera 12 MP + 5 MP. Lengkap dengan sensor Sony IMX486, LED Flash, AI Scene Detection dan kemampuan untuk menghasilkan foto bokeh.

Sementara kamera depannya mengandalkan lensa 13 MP dengan aperture f2.0, dan juga telah dilengkapi soft LED Flash.

Secara hasil pengolahan gambar, baik kamera depan maupun kamera belakangnya, sama-sama mampu menghasilkan foto yang menurut saya jauh lebih memuaskan dibandingkan dengan pendahulunya.

Hasil foto outdoor (Aldi/Technologue.id)
Hasil foto indoor (Aldi/Technologue.id)

Kesimpulan

Seperti yang telah saya sebutkan di atas, Zenfone Max Pro M2 menawarkan paket lengkap untuk memuaskan hasrat gaming Anda. Perpaduan dapur pacu yang ditawarkan, ditambah dengan sumber daya yang cukup besar, membuat Anda bakal menikmati beragam permainan dalam waktu yang lama.

Bagaimana untuk pengguna yang bukan gamers? Zenfone Max Pro M2 juga sangat layak untuk diandalkan sebagai ponsel harian. Siap diajak multitasking dan menemani kegiatan Anda seharian, tanpa banyak keluhan.

Bagaimana? Tertarik untuk meminang si “ponsel gaming berharga terjangkau” satu ini?