Technologue.id, Jakarta – Industri wearable device semakin berkembang pesat. Jenis nya pun kian beragam. Mulai dari smartwatch, smartband, jaket pintar, baju pintar, sepatu pintar, kalung pintar, kacamata pintar, cincin pintar, headset VR, headset AR dan lain sebagainya. Sejumlah vendor teknologi turut memproduksi wearable device dengan beragam fitur menarik.

Diantara produk wearable device tersebut, smartwatch masih digandrungi oleh para fansnya. Tak mau ketinggalan trend, brand teknologi juga berlomba-lomba menghadirkan smartwatch dengan kelebihan masing-masing. Sebut saja Samsung, Apple, Asus, Motorolla, LG, Sony, Garmin dan lainnya. Inilah yang mendorong Garmin merilis smartwatch terbarunya yakni Vivoactive 3. Beberapa waktu lalu, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat ini memboyong Vivoactive 3 ke Indonesia.

Vivoactive 3 mengusung sejumlah fitur menarik. Fungsi utama dari smartwatch ini sebenarnya untuk olahraga. Namun, bagi Anda yang tidak sempat berolahraga, ada fitur lain yang bisa Anda nikmati. Vivoactive 3 hadir dalam tiga varian yang meliputi Black with Stainless Hardware, Black with Slate Hardware dan White with Stainless Hardware. Kali ini tim Technologue.id berkesempatan mereview Garmin Vivoactive 3 varian Black with Stainless Hardware. Mau tahu ulasannya. Yuk kita lihat.

Unboxing

Kelengkapan Garmin Vivoactive 3 (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Kesan pertama kami melihat box Garmin Vivoactive 3 terlihat seperti box smartwatch pada umunya. Namun, box smartwatch ini terlihat lebih simpel dengan tulisan Garmin dan gambar Vivoactive 3 di bagian depan serta balutan warna abu-abu di sekujur tubuhnya. Ketika kami tim Technologue.id unboxing Garmin Vivoactive 3, kami menemukan kelengkapan dari jam tangan pintar tersebut.

Tidak banyak aksesoris yang terdapat dalam box tersebut. Di dalam box tersebut terdapat sebuah kabel USB, dua buah buku petunjuk serta kartu garansi. Sayangnya, kami tidak menemukan kepala charger dari Vivoactive 3. Nampaknya, Garmin tidak menyertakan kepala charger dalam box tersebut. Karena Anda dapat menggunakan kepala charger smartphone Anda untuk proses charging. Kabarnya, disertakan pula aksesoris strap dalam peket pembelian. Namun, kami tidak menemukannya. Terdapat pula sebuah bantalan jam tangan yang mampu menjaga perangkat ini ketika berada di dalam box.

Desain

Garmin Vivoactive 3 nampak depan (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Dari segi desain, smartwatch ini terlihat seperti jam tangan biasa pada umumnya. Desain yang simpel layaknya jam tangan konvensional, menjadi daya tarik sendiri bagi Vivoactive 3. Mulai dari body jam, strap dan penempatan tombol pun persis seperti jam tangan konvensional. Bahkan bagi orang awam pun tidak dapat mengenali bahwa jam tangan ini adalah smartwatch.

Garmin Vivoactive 3 nampak belakang (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Sisi kanan Garmin Vivoactive 3 (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Model yang kami review ini, body jam nya terbuat dari stainless. Dengan body bundar berukuran besar dibalut bezel material stainless menambah kesan elegan jam tangan cerdas ini. Secara keseluruhan, body jam tangan ini terbuat dari bahan polimer. Hanya bezel bodynya saja yang terbuat dari material stainless. Serta bagian bawahnya menggunakan material baja. Body jam nya sendiri berdiameter 127-204 mm.

Garmin Vivoactive 3 nampak atas (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Garmin Vivoactive 3 nampak bawah (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Sebuah tombol power yang terdapat di bagian kanan body Vivoactive 3 menambah kesan klasik smartwatch ini. Tombol power ini juga berfungsi ganda yakni sebagai tombol menu. Layar bundar berukuran 1,2 inci terpampang di bagian atas smartwatch ini. Di bagian bawah terdapat sensor photoplethysmogram dan port charger. Sensor inilah yang dapat mendeteksi semua kegiatan Anda. Namun, sensor ini menimbulkan sedikit rasa panas ketika digunakan sehingga menimbulkan banyak keringat. Akan tetapi tidak menimbulkan gangguan pada kulit.

Tombol power (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Ketika kami menggunakannya terasa cukup ringan dan nyaman dengan diameter 43,4 mm dan ketebalan 11,7 mm serta berat 43 g. Jam tangan pintar ini ditujukan untuk pria dan wanita. Nampaknya, varian warna hitam ini cocok digunakan untuk pria. Sedangkan wanita lebih cocok menggunakan varian warna putih.

Menggunakan Garmin Vivoactive 3 (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Lubang strap Garmin Vivoactive 3 (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Strap berwarna hitam dengan motif sisik sepanjang 20mm tersambung dengan body jam tangan ini. Terbuat dari material sejenis karet, strap jam tangan ini terlihat seperti jam tangan konvensional. Ketika kami kenakan, strap nya terasa cukup nyaman dan tidak menimbulkan iritasi pada kulit. Terutama jika sedang berolahraga dan banyak mengeluarkan keringat. Demikian pula ketika berenang terasa cukup nyaman.

Body dan Strap Jam Tangan Garmin Vivoactive 3 terpisah (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Jarak lubang pada strap juga berdekatan dan jumlah lubangnya cukup banyak. Dengan begitu, memudahkan pengguna untuk menyesuaikan dengan ukuran tangannya. Material karet strap yang digunakan cukup lembut dan elastis sehingga sangat nyaman jika digunakan. Meski lembut dan elastis, jangan memasang jam tangan di tangan Anda terlalu kuat.

Strap Jam Tangan Garmin Vivoactive 3 terpisah (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Tali jam ini juga bisa dilepas dan diganti sesuai keinginan Anda. Tentunya, dengan aksesoris strap official Garmin yang bisa Anda dapatkan di Garmin store dan lainnya. Caranya cukup mudah, Anda hanya perlu menekan sebuah tombol pengait tali jam. Kemudian keluarkan secara perlahan. Untuk memasang kembali, caranya juga sama.

Body Jam Tangan Garmin Vivoactive 3 (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Bagian belakang body jam tangan Garmin Vivoactive 3 (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Layar dan tampilan

Menu setting (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Menu power (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Garmin Vivoactive 3 dibubuhi layar sentuh berjenis transflective memory-in-pixel (MIP). Ukurannya 1,2 inci dengan resolusi 240x240p. Layar ini selalu menyala setiap saat. Saat tidak digunakan, layar ini akan redup dengan sendirinya. Jika terkena sinar matahari, maka layar ini secara otomatis akan menyesuaikannya. Anda juga dapat mengatur kecerahan layar tersebut hingga batas maksimal 100%. Namun, tidak banyak menu setting yang disematkan dalam jam tangan ini.

Tampilan watch face Garmin Vivoactive 3 Kamen Rider Black RX (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Tampilan watch face Garmin Vivoactive 3 Black Phanter (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Tampilan layarnya cukup simpel. Tidak banyak menu yang ditampilkan pada jam tangan ini. Tampilan awal terdapat watch face. Ada beberapa pilihan watch face yang disediakan jam tangan ini. Anda juga dapat mendesain tampilan watch face sesuai keinginan Anda melalui aplikasi Face It dari Garmin. Aplikasi Face It ini dapat didownload secara gratis di Play Store dan App Store untuk perangkat Android dan iOS.

Watch face settings (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Cara menggunakan aplikasi Face It ini cukup mudah. Anda dapat menjadikan gambar yang Anda inginkan sebagai Face It. Mulai dari foto Anda atau gambar lainnya dapat Anda jadikan sebagai walpaper.  Cukup memilih gambar yang Anda inginkan, lalu set menjadi walpapaer Face It. Sebelumnya, Anda harus melakukan sinkronisasi dulu antara smartphone Anda dengan Garmin Vivoactive 3 ini. Namun, resolusi gambar yang dijadikan walpaper di jam tangan menurun, cenderung pecah. Sangat disayangkan tidak ada menu setting untuk mengatur resolusi gambar tersebut.

Watch face settings menggunakan Face it (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Tampilan Face It (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Semua aktivitas yang Anda lakukan akan ditampilkan di layar berukuran 1,2 inci ini. Mulai dari olahraga yang Anda lakukan, mengukur kesehatan, notifikasi pesan, prakiraaan cuaca, kalender serta musik yang sedang Anda dengarkan. Semua informasi kegiatan olahraga Anda seperti lari, jalan, gym, berenang, bersepeda dan lainnya akan ditampilkan pada jam tangan ini. Begitu pula informasi kesehatan seperti kadar stress, kalori, detak jantung dan lainnya semua dapat Anda lihat disini. Semua kegiatan olahraga Anda selama beberapa minggu terakhir telah tercatat di jam tangan ini.

Catatan olahraga terakhir (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Catatan waktu selama berolahraga (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Disamping itu, notifikasi pesan, musik yang sedang diputar, prakiraan cuaca, kalender dan lainnya juga ditampilkan di layar. Cukup swipe ke atas dan ke bawah untuk melihat semuanya. Ketika Anda menekan dan tahan tombol di sisi kanan jam tangan ini selama beberapa detik, maka akan muncul menu utama yang meliputi power, setting kecerahan, GPS, lock, Bluetooth dan wallet.

Notifikasi email (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Jika Anda hanya menekan sekali tombol ini, maka akan muncul kegiatan olahraga favorit yang sedang Anda lakukan selama beberapa waktu terakhir. Hadir pula menu setting yang memuat berbagai macam pengaturan seperti aktivitas terakhir yang Anda lakukan di My Stats dan history. Untuk pairing, profile, watch face dan lainnya dapat Anda atur di menu setting.

Menu all settings 1 (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Menu all settings 2 (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Menu all settings (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Aplikasi pendukung dan cara pairing Garmin Vivoactive 3 dengan smartphone 

Cara Pairing Garmin Vivoactive 3 dengan smartphone (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Sebelum mengkoneksikan Garmin Vivoactive 3 dengan smartphone Anda, Anda harus mendownload aplikasi Garmin Connect untuk perangkat Android dan iOS di Play Store dan App Store secara gratis. Kami tim menggunakan smartphone Asus Zenfone 2 untuk mengkoneksikan Garmin Vivoactive 3. Nampaknya Garmin Vivoactive 3 kompatibel dengan perangkat Android apapun. Karena smartphone yang kami gunakan masih berjalan dengan OS Android 5.0 Lollipop.

Cara pairing melalui aplikasi Garmin Connect 2 (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Setelah mendownload aplikasi, Anda harus membuat akun Garmin bisa melalui akun Gmail atau Facebook Anda. Kemudian pilih jenis smartwatch Garmin Vivoactive 3. Selanjutnya tekan dan tahan layar pada tampilan awal jam tangan untuk masuk ke menu settings. Ada beberapa opsi yang ditampilkan sebelum masuk ke setting, pillih setting. Tekan menu phone, lalu pilih paired phone.

Cara pairing melalui aplikasi Garmin Connect (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Cara pairing melalui aplikasi Garmin Connect 2 (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Cara pairing melalui aplikasi Garmin Connect 3 (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Ketika melakukan proses pairing ini, kami tim Technologue.id mengalami sedikit kendala. Kami harus mencoba beberapa kali untuk berhasil menghubungkan smartphone kami dengan jam tangan ini. Terlihat simpel, namun tidak mudah untuk dilakukan. Setelah kami mencoba beberapa kali sekitar 4 sampai 5 kali baru proses pairing ini bisa diselesaikan. Kami juga mencoba pairing dengan smartphone lain yakni Asus Zenfone 4 Selfie Pro dengan spesifikasi yang lebih tinggi. Akan tetapi hasilnya sama saja, butuh beberapa kali mencoba.

Pairing selesai (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Setelah proses pairing selesai, sinkronisasikan Garmin Vivoactive 3 dengan smartphone Anda untuk menarik data dari jam tangan ke ponsel dan sebaliknya melalui Garmin Connect. Masuk kembali ke meu setting dengan cara seperti diatas. Kemudian akes menu phone, lalu pilih sync. Usai melewati semua proses tersebut, maka Garmin Vivoactive 3 sudah bisa digunakan. Semua data yang terhubung antara kedua perangkat ini dapat Anda ketahui melalui smartphone Anda dengan aplikasi Garmin Connect dan di jam tangan sendiri.

Memilih tangan yang akan mengenakan Garmin Vivoactive 3
Memilih arah tombol (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Setting arah tombol jam (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Untuk menghubungkan dengan smartphone Anda, Anda harus menggunakan koneksi Bluetooth. Nyalakan Bluetooth terlebih dulu melalui menu yang terdapat pada tombol di sisi kanan jam. Tekan tombol tersebut, lalu sentuh opsi Bluetooth dan aktifkan. Aktifkan pula Bluetooth di smartphone Anda. Lagi-lagi kami menemui masalah saat melakukan proses penghubungan dengan ponsel seperti proses pairing awal. Butuh beberapa kali untuk mencobanya. Padahal seharusnya hal ini mudah dilakukan karena jam sudah disandingkan dengan smartphone Anda.

Sinkronisasi (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Sinkronisasi (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Semua informasi mengenai kegiatan yang Anda lakukan dengan jam tangan ini dapat Anda lihat di aplikasi Garmin Connect. Mulai dari olahraga, cek kesehatan, kalender, dan lainnya dapat Anda ketahui di aplikasi ini. Kegiatan kebugaran seperti lari, jalan, bersepeda, berenang, yoga, gym, golf dan lainnya dapat Anda pantau di menu Activity Stats. Untuk cek kesehatan seperti mengukur kalori, waktu tidur, berat badan, kadar stres, detak jantung, kadar oksigen dan lainnya dapat dilihat di menu health and performance. Info grafis seputar kegiatan kebugaran dan cek kesehatan dapat Anda ketahui di masing-masing menu tersebut.

Activity Report (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Setting gear (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Setting Garmin Connect (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Pilih jenis sepatu saat berolahraga (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Notifikasi Garmin Connect (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Waktu Anda berolahraga dapat diukur melalui menu workouts. Jenis perlengkapan yang Anda gunakan seperti sepatu, sepeda dan lainnya dapat Anda akses di menu Gear. Di menu ini, Anda bisa menambahkan brand sepatu dan sepeda yang Anda gunakan. Keseluruhan informasi tersebut ditampilkan di tampilan awal di menu My Day. Anda juga dapat share informasi mengenai kegiatan Anda di Facebook, Google dan lainnya melalui menu Groups. Di menu profil Anda dapat mengedit profil Anda seperti foto dan data lainnya. Semua pengaturan tentang jam tangan Garmin Vivoactive 3 dapat Anda atur di menu setting.

Profil Garmin Connect (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Share sosial media (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Selain Garmin Connect dan Face It, tersedia beragam aplikasi Garmin official menarik lainnya seperti Garmin Sports, Garmin VIRB, Garmin Smartphone Link, Garmin Active Captain, Garmin Pilot, Garmin Mechanic, Garmin Golf dan lainnya. Garmin Sports sendiri fungsinya sama seperti Smartphone Connect, bedanya aplikasi ini hanya untuk olahraga saja. Bagi Anda yang suka olahraga Golf mungkin bisa menggunakan aplikasi Garmin Golf. Jarak tempuh Anda selama melakukan perjalanan dapat diketahui melalui aplikasi Garmin Mechanic. Kegiatan selain olahraga, seperti pencarian lokasi, cuaca, kontak, GPS dan lainnya bisa Anda ketahui di aplikasi Garmin Smartphone Link. Yang jelas, aplikasi Garmin Connect wajib Anda miliki, karena semua fitur yang dimiliki aplikasi pendukung lain sudah tersedia disini.

Fitur Kebugaran

Olahraga menggunakan Garmin Vivoactive 3 (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Traffic hasil kebugaran (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Jumlah kalori (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Karena fungsi utamanya sebagai fitness tracker, tentunya Garmin Vivoactive 3 lebih banyak mengsusung fitur kebugaran. Mulai dari lari, jalan, gym, angkat beban, naik turun tangga, climbing, golf, berenang, treadmil, cardio, olahraga dayung, golf dan sebagainya. Olahraga yang kami coba lakukan adalah jalan, lari, naik turun tangga dan angkat beban.

Catatan kebugaran dan kesehatan selama 7 hari (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Catatan kebugaran terakhir (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Activity Report (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Anda juga dapat menambahkan olahraga yang Anda ingin lakukan dengan menekan tombol di sisi kanan jam tangan ini sekali saja, kemudian pilih add. Untuk mendeteksi kegiatan kebugaran Anda pilih olahraga favorit yang Anda inginkan. Setelah itu tekan dan tahan tombol di sisi kanan untuk memulainya. Ketika berhenti lakukan cara yang sama.

Hasil tes kesehatan dan kebugaran (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Traffic olahraga climbing (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Hasil naik turun tangga (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Hasil langkah kaki (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Hasil pengukuran tingkat stres (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Hasil olahraga lari (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Waktu selama Anda berolahraga dan jarak tempuh yang Anda lakukan tercatat semua di jam tangan maupun di aplikasi Garmin Connect. Selain itu, info graphic selama berolahraga pun ditampilkan melaui aplikasi dan jam tangan Garmin sendiri. Anda juga dapat merekam kegiatan olahraga Anda dengan jam tangan ini kemudian datanya akan ditampilkan di aplikasi Garmin Connect.

Hasil pengukuran tingkat stres (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Catatan kadar kalori dan detak jantung (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Hasil rekam jantung (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Mengukur tingkat stres (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Pengatur waktu tidur (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Hasil tes kesehatan (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Pengatur waktu tidur (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Mengatur waktu istirahat melalui aplikasi Garmin Connect (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Mengecek kesehatan pun dapat dilakukan jam tangan ini seperti mengetahui jumlah kalori yang dihasilkan setelah berolahraga, mengukur waktu tidur, berat badan, kadar stres, detak jantung, kadar oksigen dan lainnya. Kami juga melakukan uji kesehatan dengan menghitung jumlah kalori, mengukur waktu tidur dan kadar stres. Sama dengan ketika melakukan olahraga semua data tentang kesehatan tubuh Anda tersaji di jam tangan ini sendiri dan aplikasi Garmin Connect. Semua data tersebut diperoleh Garmin berkat sensor photoplethysmogram yang terdapat pada bagian bawah smartwatch ini. Sensor ini terbilang cukup akurat untuk membaca semua data karena tidak ada data yang terlewat.

Sensor Photoplethysmogram Garmin Vivoactive 3 (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Terdapat fitur alert yang mampu mengingatkan Anda ketika melewati batasan tertentu. Contohnya peringatan ketika detak jantung melewati batasan tertentu, atau memasang waktu putaran ketika berlari atau berjalan. Fitur alert bisa Anda akses di menu setting. Untuk menggunakan fitur kebugaran dan kesehatan ini cukup mudah.

Baterai

Sumber tenaganya, Garmin Vivocative disokong baterai berjenis non-removable. Untuk penggunaan harian seperti notifikasi saja dan fitness tracking, baterai ini mampu bertahan hingga 4 sampai 5 hari dalam kondisi 100%. Namun, jika digunakan terus menerus bahkan untuk GPS, jam tangan ini tak mampu bertahan lama dalam waktu seharian pun tenaga baterai sudah terkuras habis.

Jika dalam keadaan 15%, proses charging cukup cepat hanya membutuhkan waktu 1 jam 30 menit. Namun, jika dicharge dalam kondisi 0%, maka waktu pengisian dayanya membutuhkan waktu yang lebih lama, sekitar 2 hingga 3 jam. Sebaiknya jangan charging jam tangan ini dalam kondisi 0%. Karena tentu saja dapat merusak baterai dan memperpendek usia jam tangan ini sendiri.

Fitur lain

Garmin Vivoactive 3 direndam di sebuah wadah berisi air (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Garmin Vivoactive 3 juga didukung fitur tahan air dengan batas kedalaman hingga 50 meter. Dengan begitu, jam tangan ini sanggup diajak berenang, diving, snorkeling, olahraga dayung dan olahraga air lainnya. Ketika kami tim Technologue.id mencoba berenang menggunakan Garmin Vivoactive 3 dengan kedalaman 1,5 meter hingga 2 meter, jam tangan ini mampu melakukannya. Apalagi jika terkena percikan air, tentu saja jam tangan ini mampu menahannya. Ketika musim hujan pun jam tangan ini cocok digunakan. Akan tetapi, jam tangan ini tertekan sendiri layarnya akibat terkena percikan air ataupun dibawa berenang.

Notifikasi pesan masuk Garmin Vivoactive 3 (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Notifikasi pesan masuk seperti, SMS, pesan instan, sosial media, email ditampilkan di layar jam tangan ini. Akan tetapi, tidak banyak pilihan yang bisa Anda pilih melalui jam tangan ini. Anda bisa membaca pesan tersebut dan membalasnya. Namun Anda tidak bisa mengetik pesan, hanya disediakan template pesan seperti ya, ok, tidak dan lainnya.

Musik yang sedang didengarkan (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Tak hanya pesan masuk, musik yang Anda dengarkan di smartphone Anda ditampilkan di layar Garmin Vivoactive 3. Musik yang Anda dengarkan melalui musik player, YouTube dan aplikasi musik player lainnya dapat terdeteksi oleh jam tangan cerdas ini. Tersedia pilihan stop, pause, next dan forward untuk musik yang sedang Anda dengarkan di jam tangan ini. Agenda acara dan kalender juga dapat ditampilkan di jam tangan ini.

Kalender (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)
Garmin Connect kalender (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Fitur GPS juga diematkan di jam tangan ini. Anda bisa mengaktifkan fitur GPS dengan menekan dan menahan tombol power. Fitur GPS ini hanya bisa mengukur jarak tempuh Anda selama melakukan perjalanan. Tidak bisa dijadikan sebagai penunjuk arah. Data jarak tempuh tersebut nantinya akan ditampilkan di jam tangan ini dan aplikasi Garmin Connect.

Hasil jarak tempuh (Donnie Pratama Putra/Technologue.id)

Kesimpulan

Dari segi desain, Garmin Vivoactive 3 memang terlihat keren dan simpel dengan konsep seperti jam tangan konvensional. Material strap dan body jam nya cukup nyaman ketika digunakan dalam setiap kegiatan yang kami lakukan. Fitur kebugaran nya pun cukup lengkap. Mulai dari olahraga dan tes kesehatan dapat dilakukan menggunakan jam tangan cerdas ini.

Sensor nya pun cukup akurat dalam membaca semua data aktivitas kita. Jam tangan ini juga didukung fitur tahan air sehingga sangat cocok untuk diajak berenang, diving, snorkeling, olahraga dayung dan olahraga air lainnya. Ketika musim hujan pun jam tangan ini cocok digunakan. Dukungan aplikasi gratis yang menarik dari Garmin juga menjadi daya tarik sendiri smartwatch ini. Notifikasi pesan masuk, musik yang sedang diputar, kalender, agenda acara ditampilkan di jam tangan ini.

Namun, fitur lainnya biasa saja tidak ada yang istimewa. Seperti membalas pesan tidak banyak pilihan, hanya disediakan template, tidak bisa mengetik pesan yang kita inginkan. GPS nya pun tidak bisa menunjukan arah tujuan, hanya bisa mengukur jarak tempuh saja. Cara pairing dan menghubungkan jam tangan ini dengan smartphone terbilang cukup sulit. Butuh beberapa kali untuk mencobanya.

Soal harga, Garmin Vivoactive 3 dibanderol Rp 5 juta. Dengan harga sekian, nampaknya Garmin Vivoactive 3 cukup mahal dengan fitur yang terbilang biasa saja, hanya menonjol di desain dan fitur kebugaran saja. Mengingat fitur utama sebagai fitness tracking, jam tangan ini cocok untuk Anda yang senang berolahraga. Ataupun untuk Anda yang menyukai desain klasik dan hanya membutuhkan fitur standar saja, Garmin Vivoactive 3 bisa menjadi solusinya.