Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Samsung Galaxy S26 Ultra Jalani Drop Test Ganas, Hasilnya Mengejutkan Meski Terlihat Rusak
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Samsung Galaxy S26 Ultra menjadi sorotan setelah menjalani uji ketahanan drop test ekstrem yang menunjukkan perangkat flagship tersebut masih mampu berfungsi meski mengalami kerusakan fisik. Pengujian ini dilakukan oleh kanal teknologi independen yang menjatuhkan perangkat beberapa kali dari berbagai ketinggian untuk menguji daya tahan desainnya.

Hasil pengujian memperlihatkan bahwa Galaxy S26 Ultra memang mengalami sejumlah kerusakan fisik setelah beberapa kali dijatuhkan ke permukaan keras. Namun menariknya, layar, kamera, serta fungsi utama perangkat tetap dapat digunakan tanpa gangguan besar.

Baca Juga: Honor 600 Lite Muncul di Database Sertifikasi, Desain dan Chipset Bocor

Samsung Galaxy S26 Ultra sendiri merupakan flagship terbaru seri Galaxy S yang diluncurkan secara global pada awal 2026 sebagai penerus Galaxy S25 Ultra. Smartphone ini dibekali chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 4 for Galaxy dengan CPU octa-core, GPU Adreno generasi terbaru, RAM hingga 16GB, serta penyimpanan internal hingga 1TB.

Perangkat ini mengusung layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,9 inci dengan resolusi QHD+, refresh rate adaptif 1-120Hz, serta perlindungan Gorilla Glass Armor generasi terbaru. Pada sektor kamera, Galaxy S26 Ultra membawa kamera utama 200MP, kamera telefoto periskop 50MP, kamera telefoto tambahan 10MP, kamera ultra-wide 12MP, serta kamera depan 12MP.

Dalam pengujian jatuh tersebut, bagian yang paling terlihat mengalami kerusakan adalah frame aluminium serta kaca belakang yang mulai menunjukkan retakan setelah beberapa kali benturan keras. Meski begitu, layar utama masih menyala normal dan sistem operasi tetap berjalan stabil tanpa gangguan serius.

Selain itu, modul kamera belakang tetap berfungsi dan mampu mengambil foto tanpa masalah meskipun perangkat telah mengalami benturan keras beberapa kali. Hal ini memperlihatkan peningkatan ketahanan material yang digunakan Samsung dibanding generasi sebelumnya.

Samsung Galaxy S26 Ultra juga membawa baterai 5000mAh dengan dukungan pengisian cepat sekitar 45W serta menjalankan sistem operasi Android 16 dengan antarmuka One UI terbaru. Perangkat ini tersedia dalam beberapa varian memori dengan harga global mulai sekitar US$1.299 (sekitar Rp22 jutaan) tergantung konfigurasi RAM dan penyimpanan.

Baca Juga: HMD Bawa AI Video Calling dan Dompet Digital ke Feature Phone

Strategi Samsung pada seri Ultra memang selalu menekankan kombinasi performa flagship, kamera canggih, serta kualitas material premium yang dirancang tahan lama. Penggunaan rangka titanium serta perlindungan kaca terbaru menjadi bagian dari pendekatan tersebut.

Dalam pasar smartphone premium global, Galaxy S26 Ultra bersaing langsung dengan iPhone Pro Max, Xiaomi Ultra, serta flagship dari merek lain yang fokus pada kamera dan performa tinggi. Uji ketahanan, seperti drop test sering menjadi indikator penting bagi konsumen yang mempertimbangkan daya tahan perangkat dalam penggunaan sehari-hari.

Secara keseluruhan, hasil drop test ini menunjukkan bahwa Galaxy S26 Ultra tidak sepenuhnya kebal kerusakan, tetapi tetap mampu bertahan dan berfungsi setelah benturan keras. Hal tersebut memperkuat reputasi seri Ultra sebagai smartphone premium yang tidak hanya kuat dari sisi performa, tetapi juga konstruksi perangkat.

SHARE:

WFH Selama Ramadan, Hampir 40 Juta Serangan Terdeteksi di Indonesia

Citi Luncurkan Studi Pembiayaan Rantai Pasok Global di Era AI