Technologue.id, Jakarta – Samsung serius menggarap segmen generasi Live di Indonesia. Lewat Galaxy A80, vendor ponsel ini menghadirkan model terbaru dengan desain berbeda dari beberapa seri sebelumnya.

“Akhir September lalu, Samsung perkenalkan perubahan dari Galaxy A yang terlahir kembali dengan inovasi dan menjadi strategi baru kami. Kami perkenalkan seri Galaxy A mulai dari A10 sampai A70,” ujar Bernard Ang, IT & Mobile Business Vice President Samsung Indonesia, dalam peluncuran Galaxy A80, di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Ia melanjutkan, “Galaxy A menentukan cara baru berkomunikasi, berinteraksi, dan membuat perubahan di mana 68 persen orang Indonesia suka live story. Untuk itu, kami menghadirkan Galaxy A80 dengan layar besar, kamera terbaik, dan baterai besar.”

Galaxy A80 sendiri mengusung konsep rotating camera yang bisa berputar menghadap ke arah depan dan belakang, sehingga bisa berfungsi sebagai kamera utama sekaligus kamera selfie. Dengan begitu, kualitas foto bisa sama hasilnya.

Rotating camera Samsung Galaxy A80 (Choiru Rizkia / Technologue.id)
Rotating camera Samsung Galaxy A80 (Choiru Rizkia / Technologue.id)

Ada tiga kamera yang diusung, yaitu kamera utama 48 MP dengan lensa wide (f/2.0), kamera 8 MP dengan lensa ultra wide 123 derajat, dan kamera 3D Depth untuk memberikan efek bokeh.

Mekanisme teknologi rotating camera ini dilengkapi dengan hook, gear, dan lock. Misalnya saat modul kamera sampai ke atas, sistem akan mengunci di posisi tertentu dan otomatis akan melakukan putaran. Sehingga tidak akan menyebabkan accidental sebelum kamera berada diatas.

“Ini suatu desain engineering yang luar biasa dari Samsung untuk rotating camera. Proses rotating pun benar-benar smooth. Transisinya sangat mulus karena performa chipsetnya juga,” kata Denny Galant, Head of IT & Mobile Business Samsung Electronic Indonesia.

Denny Galant, Head of IT & Mobile Business Samsung Electronic Indonesia

Dikatakan Denny, Samsung sudah melakukan beragam testing, baik software maupun hardware, untuk memastikan kualitas kamera. “Meski untuk pertama kalinya kami membenamkan rotating camera di dalam Galaxy A series kita ini tapi kita memastikan kualitas yang dihadirkan sangat terbaik,” tandasnya.

Soal ukuran layar, ponsel ini mengusung tampilan Cinematic Infinity Display yang memiliki kualitas FHD+ Super AMOLED 6.7 inci dan rasio layar 20:9. Menariknya seluruh sensor disembunyikan di bawah layar, begitu pula dengan speakernya.

“Speaker ada di permukaan display atau disebut Surface speaker, yang akan vibrate ketika mengeluarkan suara. Tidak ada lubang atau hole di ponsel. Untuk sensor proximity, fingerprint, dan sensor cahaya dibenamkan di layar,” jelas Denny.

Untuk menyokong performa, ponsel ini ditenagai chip Snapdragon 730 yang dipadu RAM 8 GB serta memori internal 128 GB (tanpa micro SD) dengan kapasitas baterai sebesar 3.700 mAh.

Perangkat ini menjalankan OS Android 9 Pie yang dipadu dengan antarmuka One UI. Ada tiga warna yang bisa dipilih yakni Angel Gold, Ghost White, dan Phantom Black.

Galaxy A80 akan dijual dengan harga Rp 9.499.000 di Indonesia. Ponsel ini sudah bisa dipesan mulai tanggal 18 Juli hingga 21 Juli 2019 di Mal Kota Kasablanka, Jakarta.