500 Ribu Pengguna Android Jadi Target Malware Aplikasi Panduan Game

Robot Hijau yang menjadi ikon dari Android (source: BBC)

Technologue.id, Jakarta – Aplikasi pemandu game, seperti pemandu game Fifa dan Pokemon Go adalah langkah baru para kriminal siber untuk memasukan malware ke dalam perangkat Android. Tidak tanggung-tanggung, mereka menargetkan sebanyak 500 ribu pengguna Android untuk disusupi oleh software yang memiliki maksud jahat tersebut.

Dikutip dari BBC (27/4/2017), para pelaku kriminal di dunia siber itu dengan cerdik mengubah sebuah program menjadi aplikasi pemandu game ke dalam Google Play Store, yang bertujuan mengambil alih perangkat korban. Dari hasil laporan Check Point, sebuah badan pengawas dunia siber, setidaknya terdapat 40 aplikasi pemandu game yang positif menjadi langkah bagi para pelaku untuk melancarkan serangan mereka.

Ketika aplikasi pemandu game tersebut telah Anda di-install, secara otomatis dan tanpa Anda ketahui perangkat akan mengunduh program malware. Malware yang telah diunduh akan bersembunyi dan kecil kemungkinan untuk dapat dilacak, terlebih oleh mereka yang kurang memahami seluk beluk perangkat Android.

Dari informasi yang tampil di Google Play Store, aplikasi-aplikasi pemandu game yang dimaksud diatas telah cukup sering diunduh, mulai dari 528 ribu hingga 1,8 juta kali unduhan. Dari angka tersebut, bisa diperkirakan jumlah perangkat yang telah disusupi oleh malware.

“Pelacakan sangat sulit dilakukan, karena aplikasi tersebut sebenarnya tidak mengandung kode yang berbahaya,” tutur Daniel Padon di laman Check Point. Dirinya menambahkan, saat Check Point memberitahukan Google tentang masalah ini, aplikasi-aplikasi tersebut telah dihapus.

Sayangnya, penelitian lebih lanjut menunjukan bahwa masih terdapat banyak aplikasi yang memiliki tujuan serupa di dalam Play Store. Sehingga, jumlah perangkat yang menjadi korban malware mungkin akan terus bertambah.

Baca juga:

Waspada, Beli Smartphone Flagship Baru Dapat Bonus Malware!

Jutaan Akun Google Terinfeksi Malware Gooligan

Awas, Pokémon Go mengandung malware!