Model ini ditargetkan bagi para tech savvy yang mencari fitur canggih dan performa maksimal dari sebuah ponsel. S Pen juga ditujukan untuk menambah produktivitas pengguna, termasuk ketika menyunting video.
Baca Juga:
Samsung Galaxy S21 Series Dijual Tanpa Charger, Nasib Seri Galaxy Lainnya?
Hal ini berbeda dengan Galaxy S21 dan Galaxy S21+ yang ditujukan untuk orang-orang yang suka membuat dan membagikan konten secara cepat.
"Target pengguna yang menjadi alasan mengapa S Pen hanya ada di Galaxy S21 Ultra. Pengguna Galaxy S21 Ultra tidak masalah bila baru upload konten setelah 2-3 hari karena perlu mengedit dulu," ujar Taufiq Furqan, Product Marketing Manager, Samsung Mobile Samsung Electronics Indonesia, saat diskusi online, Jumat (29/1/2021).
Taufiq mengatakan bahwa S Pen hanya bisa digunakan di Galaxy S21 Ultra saja, tidak bisa digunakan di model lain, Galaxy S21 dan Galaxy S21 Plus. Fitur S Pen di Galaxy S21 Ultra juga belum sekaya fitur S Pen di Galaxy Note atau Galaxy Tab.
S Pen di Galaxy S21 Ultra baru bisa digunakan untuk menulis atau menggambar di aplikasi Samsung Notes. Bisa juga digunakan untuk menggulir layar atau mempermudah penyuntingan foto.
Baca Juga:
Jadwal Penjualan Perdana Samsung Galaxy S21 5G Series
Meski sama-sama dibekali S Pen, Taufiq menjelaskan bahwa seri Galaxy S tidak bersinggungan dengan Galaxy Note karena memang memiliki target pengguna yang berbeda.
Jika pada Galaxy S21 S Pen adalah fitur tambahan, namun pada seri Galaxy Note, aksesoris ini merupakan fitur unggulan. S Pen Galaxy S21 Ultra pun dijual secara terpisah, tidak satu paket bersama perangkat layaknya Galaxy Note.
"Dengan adanya S Pen ini buat pengguna Galaxy S bukan hal yang utama seperti di Note Series. Kalau di Note series, S Pen adalah sebuah keharusan. Karena buat mereka smartphone ini adalah penunjang produktivitas mereka. Di segmen berbeda ini, S Pen adalah emas di Note series, dan additional di Galaxy S," tandas Taufiq.