Sering Salah Kirim Pas Chatting? Ini Solusi dari WhatsApp

Sering Salah Kirim Pas Chatting? Ini Solusi dari WhatsApp
Ilustrasi WhatsApp (source: Pixabay.com)

Technologue.id, Jakarta – WhatsApp adalah instant messenger yang amat dominan di dunia saat ini. Di tengah keharusan untuk bersaing dengan aplikasi chatting sepopuler Line atau Telegram, WhatsApp tetap unggul dengan pengguna lebih dari 1 miliar.

Tentunya, basis pengguna yang sangat besar itu tingkahnya bermacam-macam. Ada yang menggunakan WhatsApp untuk menjalin silaturahmi dengan rekan lama, ada juga yang memakai aplikasi berumur 8 tahun itu untuk urusan bisnis. Namun, satu hal yang pastinya tak disukai semua pengguna WhatsApp: salah ketik atau bahkan salah kirim ke user lain.

Baca juga:

Bulan Depan Google Pixel 2 Lahir, Tanggalnya?

WhatsApp sepertinya menyadari hal tersebut dan berminat menyediakan solusi. AndroidCommunity (13/09/17) melaporkan kalau aplikasi bikinan Jan Koum dan Brian Acton itu tengah mencoba fitur anyar, yakni delete atau recall message.

Sering Salah Kirim Pas Chatting? Ini Solusi dari WhatsApp
Uji coba fitur recall message di WhatsApp (source: Twitter / WABetaInfo)

Baca juga:

Selain Android O, Ini Fitur Menarik Lain dari Google Pixel 2

Fitur ini amat berguna untuk mengantisipasi salah ketik atau salah kirim, karena begitu Anda me-recall chat tersebut, user lain tak bisa melihatnya. Bakal muncul notifikasi semacam “This message was deleted” begitu Anda “menarik” kembali pesan Anda.

Walau begitu, bukan berarti fitur ini bakal menghilangkan jejak Anda di internet, ya. Yap, tak ada yang sepenuhnya hilang di dunia maya ini, karena misalnya, chat yang Anda sesali telah terkirim itu masih bisa di-screen capture.

Baca juga:

Awas, Bluetooth Bikin Gadget Canggih Anda Rawan Di-hack!

Sejauh berita ini diturunkan, fitur ini masih berada dalam tahap beta. Artinya, hanya beta tester yang bisa mencicipinya. Akan tetapi kalau sudah masuk di langkah uji coba seperti ini, biasanya tak lama lagi WhatsApp bakal meresmikannya dan menyediakannya untuk penggunanya di seluruh dunia.