Technologue.id, Jakarta – Apakah Anda termasuk orang yang muak dengan banyaknya orang-orang di sekitar Anda yang memainkan Mobile Legends: Bang Bang? Kalau iya, harap maklum. Game besutan Moonton itu kini memang tercatat sebagai salah satu mobile game terpopuler di Indonesia. Namun, Anda salah kalau ML, sebagaimana game ini akrab disebut, adalah game untuk perangkat seluler nomor satu di Indonesia.

Baca juga:

Nintendo Labo, Mainan Canggih Khusus Anak-anak Super Kreatif

Faktanya, berdasarkan pantauan App Annie terhadap pengguna aktif bulanan game Android dan iOS selama 2017, Clash of Clans masih jadi favorit gamer Tanah Air. Game dari Supercell itu mengungguli Mobile Legends: Bang Bang yang hanya duduk di posisi kedua. Keduanya dibuntuti oleh Clash Royale (Supercell), 8 Ball Pool (Miniclip), dan Ludo King (Gametion).

Sementara itu, Subway Surfers (Kiloo), Candy Crush Saga (Activision Blizzard), Everybody’s Marble (Netmarble), Piano Tiles 2 (Cheetah Mobile), serta Minecraft Pocket Edition (Microsoft) melengkapi daftar 10 besar mobile game terpopuler di Indonesia selama 2017 berdasarkan monthly active users-nya.

Baca juga:

Awas, Hacker Sekarang Sudah Berani Retas Akun Game Online!

Siapa Bilang Mobile Legends Itu Game Terpopuler di Indonesia?
Game terpopuler di Indonesia 2017 gabungan iOS dan Android (eksklusif/Technologue.id)

Dari data yang redaksi terima (27/01/2018), sayangnya App Annie tak menyebutkan secara mendetail berapa banyak netizen yang memainkan game-game tersebut setiap bulannya. Namun dari data sederhana ini, bisa ditarik kesimpulan bahwa karya Supercell masih digemari, kendati CoC sendiri sudah dirilis sedari 2012 silam untuk pertama kalinya di iOS dan Clash Royale 2016 lalu.

Baca juga:

Beda Tipis, Indonesia Gagal Jadi Juara Acer APAC Predator League 2018

Kendati demikian, layak untuk memberikan apresiasi pada Moonton. Walaupun Mobile Legends: Bang Bang baru tersedia di tahun 2016, game multiplayer online battle arena (MOBA) ini sudah menunjukkan sepak terjang yang apik. ML mungkin hanya butuh sedikit waktu untuk merebut tahta Clash of Clans dari Supercell. Kita tunggu saja bersama, apakah ML tetap akan survive atau justru tergantikan oleh game lain yang setipe atau yang beda genre.