Baca juga:
Ini Kota Pertama di Indonesia yang Internetnya 100% Pakai Fiber Optik
Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, pun menuangkan apresiasi dan optimismenya terhadap Kalteng pasca program ini terealisasi, "Terwujudnya Palangka Raya sebagai ibukota provinsi pertama yang menjadi Telkom Modern City, menjadi bukti bahwa Kalteng siap menjadi kawasan modern. Secara infrastruktur telekomunikasi, kini Palangka Raya bisa bersaing dengan kota lain termasuk dengan kota di Pulau Jawa." "Diharapkan, dengan coverage broadband di Kalteng yang mencapai 100 persen, akan memudahkan realisasi roadmap TIK dan menjadikan Kalimantan Tengah sebagai basis data center di Kalimantan,” tambahnya. Di samping itu, fiber optik juga memungkinkan layanan ICT lain, seperti Internet-of-Things (IoT) dan penerapan smart city.Baca juga:
Waduh, Ada Gambar Alat Kelamin di Homepage Bing!
Pada semester pertama 2017, Telkom telah menghubungkan 12 kabupaten/kota dengan jaringan backbone serat optik dari total 14 kabupaten/kota di Kalteng. Dua kabupaten lainnya, yaitu Kuala Kurun dan Sukamara, saat ini sedang dalam proses penyelesaian pembangunan jaringan.Baca juga:
Driver Grab Kini Bisa Cairkan Ongkos dari GrabPay Secara Cepat
Menurut pengakuan Telkom pada redaksi (18/08/17), proyek di Palangka Raya ini menelan waktu sekitar satu tahun. Namun, dampaknya tentu cuma akan dinikmati 12 ribuan pelanggan Telkom di kota yang digadang-gadang jadi ibu kota Indonesia selanjutnya itu, tetapi juga masyarakat luas berkat adanya fasilitas Wi-Fi Corner di area publik.