Technologue.id, Jakarta – Twitter mengumumkan akan mulai memverifikasi akun para ahli kesehatan. Kebijakan ini diambil guna memerangi misinformasi di tengah maraknya virus Corona.

Dilansir dari Gizchina pada Rabu (25/3/2020), para pakar kesehatan yang turut terlibat dalam pemantauan virus ini akan diberikan centang biru. Twitter menyebut ini untuk membuktikan kredibilitas dan kebenaran akun.

Baca Juga:
Corona Belum Usai, Kini Muncul #Hantavirus

Saat ini sudah ada beberapa akun ahli epidemiologi dan ahli virologi seperti @NAChristakis, @mlipsitch, @trvrb, dan @florian_krammer yang telah diverifikasi oleh Twitter. Centang biru itu diberikan dalam waktu kurang dari satu hari sesuai janji Jack Dorsey, CEO Twitter sendiri.

Twitter akan menyediakan formulir untuk lembaga kesehatan atau para ahli yang berminat mengajukan permohonan untuk akun verifikasi. Langkah ini akan mendorong para profesional untuk menyertakan diri menghadirkan informasi yang benar.

Dalam hal ini, Twitter bekerja sama dengan otoritas kesehatan untuk memverifikasi lembaga dan profesional yang terlibat dalam pemantauan virus tersebut. Dengan harapan, kemungkinan tingkat berita palsu di Twitter akan berkurang.

Baca Juga:
Tangkal Hoax, Twitter Bakal Hapus Cuitan dengan Kriteria Ini

Twitter telah menyatakan bahwa ia bekerja dengan otoritas kesehatan global termasuk organisasi seperti WHO, CDC, otoritas kesehatan negara, dan institusi akademik yang diakui. Semua ini untuk memverifikasi akun-akun tersebut.

Twitter sendiri saat ini menjadi wadah bagi para oknum tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi palsu terkait virus Corona. Langkah-langkah ini diambil untuk menurunkan informasi palsu terkait virus asal Wuhan tersebut.