Technologue.id, Jakarta – Telkomsel membentuk divisi bisnis baru bernama Telkomsel Mitra Inovasi sebagai upaya operator seluler tersebut untuk mendanai startup teknologi. Perusahaan akan menyediakan dana senilai US$40 juta dengan fokus pada pendanaan Seri B.

Telkomsel, anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. dan Singtel Singapura mendirikan Telkomsel Mitra Inovasi melalui kolaborasi dengan anak usaha Telkom di bidang modal ventura yaitu MDI Ventures dan perusahaan modal ventura Singtel yaitu Innov8.

Baca Juga:
Lancar Jaya, Telkomsel Tuntaskan Refarming 800 MHz dan 900 MHz

Namun, Telkomsel Mitra Inovasi adalah 100 persen milik Telkomsel. Keputusan penyaluran dana investasi akan diambil oleh komite yang anggotanya termasuk beberapa anggota dewan direksi Telkomsel.

Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkomsel, mengatakan bahwa TMI memberikan pintu yang lebih fleksibel bagi startup yang mencari akses modal atau kerja sama dengan Telkomsel. “Pada saat bersamaan juga dapat menghadirkan user experience yang lebih baik dengan aliansi simbiosis yang berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Andri Kristianto, Vice President Corporate Planning Telkomsel, akan menjabat peran baru sebagai pemimpin unit usaha TMI tersebut.

Andri menjelaskan bahwa Telkomsel Mitra Inovasi memberikan kesempatan bagi Telkomsel untuk mencari potensi pengembangan bisnis digital lewat kemitraan dengan perusahaan-perusahaan rintisan di bidang teknologi.

Baca Juga:
Sisihkan 17 Ribu Peserta, Ini Pemenang IndonesiaNext Telkomsel

Dia mengatakan bahwa Telkomsel tidak membatasi investasi kepada startup di bidang bisnis tertentu. Namun, perusahaan rintisan dengan bisnis yang berpeluang bersinergi dengan bisnis digital Telkomsel adalah salah satu sasaran utama Telkomsel Mitra Inovasi.

“Kami fokus kepada startup yang sudah berkembang. Karena baru memulai, kami tidak mencari yang baru ada pada tahap awal,” kata Andri.

Telkomsel sebelumnya telah memiliki beberapa program khusus dalam pengembangan bisnis rintisan di bidang teknologi. Sejak 2015, Telkomsel telah menggelar program The NextDev yaitu ajang pencarian perusahaan rintisan potensial yang telah melibatkan 5.000 perusahaan rintisan dari 20 kota.

Selain itu, Telkomsel memiliki Telkomsel Innovation Center sebagai tempat bagi perusahaan yang mengembangkan solusi internet of things untuk masuk ke tahap komersial dan meningkatkan kemampuan teknologi mereka.