Technologue.id, Jakarta – Operator seluler Telkomsel memastikan kesiapan seluruh jaringannya selama proses pada Pesta Demokarasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, pada 17 April 2019.

Hal ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi traffic layanan yang diprediksi meningkat, khususnya saat pencoblosan dan penghitungan suara berlangsung.

Baca Juga:
WhatsApp Sediakan Saluran Telepon Khusus Pelaporan Misinformasi Pemilu 2019

“Telkomsel telah menyiapkan dan memastikan infrastruktur jaringan agar selama masa tenang, Pilpres, Hari Pemilihan hingga Pengumuman, layanan komunikasi berjalan lancar dan tidak ada gangguan ataupun kendala yang berarti,” ujar Denny Abidin, GM External Corporate Communications Telkomsel, dalam keterangannya kepada Technologue.id, Selasa (16/4/2019).

- Advertisement -

Telkomsel telah melakukan berbagai aktivitas penguatan jaringan, di antaranya peningkatan kualitas dan penambahan kapasitas. Operator telekomunikasi anak perusahaan Telkom Group ini telah melakukan optimalisasi jaringan di lebih dari 1.400 titik yang terdiri dari KPU Pusat, KPU Daerah, TPS, Bawaslu, Kantor Kepolisian dan Militer di seluruh Indonesia.

Baca Juga:
Siap-siap, Aplikasi Dana Kasih Cashback dan Voucher Ekstra di Pemilu 2019

Secara umum, trafik layanan data pada hari pencoblosan Pemilu 2019 serentak diprediksi mengalami peningkatan dibandingkan dengan hari biasanya.

Trafik layanan data atau payload diperkirakan meningkat lebih dari 15,8 persen (atau lebih dari 18.000 Tera Byte) dibandingkan hari normal. Umumnya pada periode ini layanan data digunakan pelanggan untuk berkomunikasi dan berinteraksi melalui layanan media sosial dan pesan instan.

Namun seiring dengan meningkatnya masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital, trafik layanan suara diprediksi mengalami penurunan sekitar 7,4 persen atau sekitar 1,1 milyar menit, demikian juga untuk trafik layanan SMS diperkirakan cenderung menurun sekitar 4 persen atau sekitar 500 juta SMS dibandingkan hari biasa.