Technologue.id, Jakarta – Selain CEMS, Smartfren juga menghadirkan teknologi 4G+ dengan Massive MIMO antenna. Teknologi Massive MIMO ini membuat koneksi internet 4G LTE lebih cepat ketika mendownload dan upload dokumen melalui smartphone. Rata-rata kecepatan yang dihasilkan menggunakan Teknologi Massive MIMO ini mencapai 40 Mbps.

Tes jaringan Smartfren menggunakan aplikasi Speed Test (Donnie Pratama Putra / Technologue.id)

“Download, upload dan streaming video di YouTube semakin lancar tanpa buffering dengan teknologi Massive MIMO ini,” ucap Munir Syahda Prabowo, VP Technology Relations Smartfren saat ditemui tim Technologue.id di Hotel Milenium, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (09/02/2018).

Baca juga: 

2018, Smartfren Terus Optimalisasi Jaringan 4G LTE

Untuk menerapkan teknologi Massive MIMO ini, Smartfren berencana memasang 200 antena di berbagai gedung bertingkat di Jakarta.

“Di bulan Januari kemarin pemasangan antena Massive MIMO sudah kita lakukan di Jakarta. Sekitar 30 sampai 40 gedung di Jakarta sudah dipasang antena Massive MIMO. Salah satu gedung di Jakarta yang sudah kita pasang antena Massive MIMO adalah Pacific Place, SCBD. 35 gedung sudah bisa digunakan dan 5 lagi sedang dalam tahap final tes agar dapat segera digunakan,” imbuh Munir.

Baca juga: 

Review: Smartfren Andromax Prime, 4G Tapi Bukan Smartphone

Selain Jakarta, pemasangan antena ini juga akan dilakukan di gedung bertingkat di kota lain, seperti Surabaya.

Munir menambahkan, ”Meskipun dipasang antena di gedung, teknologi Massive MIMO ini bisa digunakan di luar gedung.”

“Jarak ideal pemasangan antena Massive MIMO ini sekitar 100 meter. Kalau melebihi jarak itu, tetap bisa mendapatkan Massive MIMO ini, namun hasilnya tidak maksimal,” jelasnya.

Baca juga: 

Smartfren Boyong iPhone X ke Indonesia Pertama Kali, Pembeli Antusias

Munir lanjut menambahkan, “Tidak ada batasan pengguna untuk sebuah antena. Antena ini hanya memancarkan sinyal saja.”

“Melalui teknologi Massive Mimo ini, Smartfren terus mengoptimalkan jaringan 4G LTE. Teknologi Massive Mimo ini juga menjadi salah satu syarat untuk membangun jaringan 5G. Ini terus kita lakukan untuk terus memberikan layanan terbaik bagi para pengguna Smartfren. Mengingat pengguna Smartfren selama Q3 2017 mencapai 12 juta,” tutup Munir.