Technologue.id, Jakarta – Gelombang tsunami yang menerjang kawasan Anyer, Banten dan Lampung, tidak terlalu mengganggu jaringan komunikasi milik operator.

Menurut Turina Farouk, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo, efek yang ditimbulkan gempa tersebut tidak banyak mempengaruhi jaringan seluler Indosat Ooredoo.

Kondisi jaringan telekomunikasi Indosat Ooredoo dipastikan dalam kondisi aman dan masih melayani masyarakat dengan baik, hanya beberapa BTS saja yang mengalami gangguan karena ketiadaan pasokan listrik dari PLN.

“Tim teknis jaringan kami terus memantau situasi dan berupaya untuk memulihkan kondisi jaringan sesegera mungkin terkait kondisi terakhir di lapangan. Pada saat yang sama Indosat Ooredoo memantau kondisi masyarakat terdampak bencana untuk menyiapkan kegiatan dan bantuan sscial yang dibutuhkan dalam situasi darurat, sehingga dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana,” demikian disampaikan Turina, pada Minggu (23/12/2018).

“Atas nama manajemen dan keluarga besar Indosat Ooredoo kami menyampaikan prihatin dan turut berduka kepada masyarakat yang menjadi korban. Semoga kondisi segera pulih dan masyarakat dapat beraktifitas kembali,” imbuhnya.

Baca Juga:
AI Pendeteksi Gempa Sudah Tercipta, Layak Diadopsi di Indonesia, nih!

Begitu pun dengan layanan Smartfren. Sampai dengan hari ini laporan dari tim monitor Smartfren di lapangan menyatakan belum ada gangguan jaringan terkait air pasang laut tersebut. Sementara itu menurut Merza Fachys, Presiden Direktur Smartfren, sampai pemantauan terakhir pihaknya, jaringan seluler Smartfren masih lancar dan dalam kondisi normal.

“Terkait dengan hal tersebut, dapat kami sampaikan bahwa layanan Smartfren tetap berfungsi secara baik dan optimal. Namun guna tetap memberikan jaminan pelayanan Smartfren tetap melakukan pemantauan secara 24 jam penuh di area tersebut,” kata Merza.

Baca Juga:
Mahasiswa UM Berhasil Ciptakan Detektor dan Sistem Warning Gempa Dini

Terkait dengan layanan Telkomsel di Lampung Selatan, operator telco milik Telkom Group itu juga menyampaikan bahwa saat ini masyarakat di Lampung selatan tetap dapat menikmati layanan Telkomsel dikarenakan tidak ada gangguan yang bersifat massive

Sesaat setelah terjadi bencana, Ahmad Wahyudi, GM ICT Network Management Region Sumbagsel, mengakui bahwa dua site Telkomsel mengalami down dikarenakan putusnya catuan daya listrik ke lokasi Site Ujau Rajabasa dan Site Kunyir.

Mengantisipasi hal tersebut, Telkomsel mengambil langkah cepat dengan memobilisasi Mobile Backup Power (MBP) ke lokasi Site tersebut. Namun dalam perjalanan terkendala dengan padatnya kondisi jalan dan masyarakat yang melawan arus jalan sehingga perjalanan MBP harus terhenti dan tidak bisa melanjutkan perjalanan

Seiring tindakan pemulihan, saat ini untuk Site Ujau Rajabasa telah berhasil mendapatkan catuan daya listrik oleh Mobile Backup Power dan dapat melayani pelanggan sementara untuk Mobile Backup Power Site Kunyir sudah mendekati lokasi. Layanan Telkomsel di Lampung Selatan tetap dapat dinikmati oleh masyarakat dengan dicover oleh Site Yang ada di sekitar Site tersebut.

Masalah kekurangan pasokan listrik juga dialami oleh XL Axiata. Ada beberapa area yang listriknya padam. Kendati begitu jaringan XL disekitar Pandeglang/Anyer dan Kalianda/Lampung sejauh ini aman dan normal.

“Team kami di lapangan juga masih terus melakukan pengecekan di lokasi untuk memastikan semua layanan berjalan normal. Dan tak lupa kami turut berduka dan prihatin atas bencana yang terjadi. Semoga masyarakat di sana selalu diberikan kekuatan dalam melewati masa sulit ini,” tutur Tri Wahyuningsih, GM Corporate Communication XL Axiata.