Tinder Ajak Gen Z Cari Partner yang Cocok Lewat #BisaBareng

Technologue.id, Jakarta – Tahun 2020 adalah tahunnya aplikasi kencan online, tidak terkecuali untuk Tinder yang telah menghasilkan lebih dari tiga miliar swipe dalam sehari di 29 Maret 2020. Hal itu disebabkan banyak kaum muda (Gen Z) yang mencari teman baru ketika harus tetap di rumah.

Sebagai aplikasi yang mayoritas penggunanya adalah Gen Z, Tinder terus mempelajari karakter generasi ini agar aplikasi Tinder pas untuk aspirasi mereka. Gen Z dikenal sebagai generasi yang senang bereksplorasi, suka berkolaborasi, memiliki pandangan terbuka, dan proaktif mengekspresikan dirinya. Ketika Tinder bertanya kepada Gen Z tentang apa yang mereka cari di aplikasi online dating, ternyata generasi ini berharap mereka dapat membangun suatu “koneksi yang lebih berarti dari sekadar kencan semata”, dimana setiap individu bisa menjadi diri sendiri (being authentic) saat bersama match mereka.

Selain itu, mereka juga berharap bisa menemukan partner untuk melakukan kegiatan yang disukai bersama dan sama-sama peduli dengan masalah lingkungan ataupun sosial. Lebih lanjut, Gen Z menilai sebuah hubungan itu berawal dari pertemanan yang memiliki interest atau misi yang sama. Hubungan pertemanan ini, mungkin saja bisa tumbuh ke tahap hubungan romantis jika memang diinginkan oleh kedua belah pihak.

Berdasarkan hal tersebut, Tinder memiliki pandangan bahwa tujuan pertama Gen Z dalam menggunakan Tinder adalah mencari seorang teman atau partner yang memiliki misi atau interest yang sama untuk melakukan kegiatan tersebut secara bersama-sama. Dengan enam juta pengguna layanan di seluruh dunia (Q1 2020), Tinder merasa dapat memenuhi kebutuhan para Gen Z tersebut dengan menjadi sebuah aplikasi Social Discovery, dimana pengguna dapat bersosialisasi dengan orang-orang baru di luar lingkaran mereka untuk melakukan aktifitas yang disukai bersama. Hal inilah yang mendorong Tinder meluncurkan kampanye #BisaBareng.

Kampanye #BisaBareng beranjak dari inspirasi bagaimana aplikasi ini dapat memberikan pengalaman ‘social discovery’ tersebut guna membangun sebuah hubungan yang lebih bermakna dari sekadar pacaran. Kedepannya diharapkan, para pengguna dapat menemukan seseorang yang memiliki hobi dan passion yang sama lewat Tinder. Dengan demikian, mereka #BisaBerkaryaBareng, #BisaStandoutBareng, dan #BisaAwareBareng, yang dapat mengarahkan hubungan mereka ke tahap yang diinginkan oleh kedua belah pihak.

  1. #BisaBerkaryaBareng

    Tinder dapat menghubungkan penggunanya beyond their circle. Melalui #BisaBerkaryaBareng, Tinder mengajak para Gen Z untuk mengeksplor hobi mereka dengan orang baru yang memiliki passion yang sama. Jika selama ini kamu kesulitan bertemu teman baru yang memiliki passion yang sama karena rutinitas yang padat, kini saatnya kamu mencarinya di Tinder. Untuk itu, pastikan kamu sudah menuliskan hobi atau passion kamu di Bio supaya potential match kamu bisa tahu kalau kamu punya passion yang sama dengan dia. Saat kamu menemukan orang yang tepat, jangan lupa diajak ngobrol ya! Hal ini penting karena untuk membangun chemistry awal kalian. Jadi, saat kalian sudah bertemu, kalian langsung #bisaBerkaryabareng melakukan hal yang kalian suka!
  2. #BisaStandoutBareng

    Lewat #BisaStandOutBareng, Tinder mendorong penggunanya untuk embracing their authenticity dan menjadi diri sendiri. Setiap individu memiliki personality masing-masing dan keunikan itu bisa menjadi suatu hal yang menarik untuk orang lain. Kalau kamu punya style yang unik dan ingin bertemu dengan orang yang memiliki taste yang sama, atau setidaknya menghargai keunikanmu, tinggal buka aplikasi Tindermu dan cari orang itu. Kalau kalian sesama pecinta fashion, dan suka bereksperimen dengan pakaian kalian, kamu bisa cari pengguna yang fotonya unik atau gaya yang stylish. Dengan begitu, kalian bisa mengeskplor jiwa artistik kalian bersama dan menghasilkan kombinasi yang unik. Salah satu kunci hubungan yang berhasil adalah ketika kalian nyaman jadi diri sendiri di depan dia.
  3. #BisaAwareBareng

    Hasil survei urban Gen Z menyebutkan bahwa generasi tersebut sangat peduli terhadap isu sosial dan lingkungan. Mereka merasa memiliki tanggung jawab untuk give back to society and environment, sehingga bumi tetap terjaga dan keberlanjutan ekosistem dapat berlangsung dalam waktu yang lama. Melihat hal tersebut, Tinder mengkampanyekan #bisaAwarebareng dimana kamu bisa mengajak match kamu untuk sama-sama aware dengan isu sosial dan lingkungan dengan melakukan hal yang berarti bersama. Selain itu, kamu juga bisa menemukan seseorang yang memang sudah aware dengan isu ini di Tinder. Jadi kalau kamu mencari seseorang yang bisa diajak melakukan suatu perubahan positif bersama untuk masyarakat dan lingkungan, tuliskan hal tersebut di Bio kalian agar calon match kamu melihatnya. Kalian juga bisa memanfaatkan fitur Prompt di profil kalian untuk menuliskan hal tersebut agar terlihat lebih catchy.

Latest News

Update Terbaru Honkai Impact 3rd, Bakal Ada Rank Battlesuit Baru

Technologue.id, Jakarta - Genshin Impact yang kian populer saat ini, mungkin banyak yang lupa sama game action 3D miHoYo, Honkai Impact 3....

Resep Makanan Paling Berguna di Game Genshin Impact

Technologue.id, Jakarta - Game Genshin Impact kini semakin populer. Dalam game ini, ternyata ada fitur memasak untuk menambah stamina karakter.

Buntut Bayar Pajak, Harga Aplikasi di Apple App Store Naik

Technologue.id, Jakarta - Apple akan mulai menaikkan harga pembelian aplikasi di App Store dalam beberapa hari kedepan. Kenaikan akan terjadi di sejumlah...

Dell Luncurkan XPS 15 dan XPS 17, Layar Lebih Lapang

Technologue.id, Jakarta - Dell Technologies memperbarui varian laptop terbaik mereka, XPS 15 dan 17, di Indonesia. Kedua laptop ini hadir dengan kinerja...

Twitter Keok, Pengguna Tidak Bisa Log In Akun

Technologue.id, Jakarta - Layanan Twitter sempat down atau tidak bisa diakses oleh para pengguna di sejumlah negara termasuk Indonesia, pada Rabu (28/10)...

Related Stories