Technologue.id, Jakarta – Saat ini UKM digital di Indonesia belum mencapai target yang maksimal dan masih banyak pelaku-pelaku bisnis dan para UKM yang belum memanfaatkan platform digital ataupun melek digital. Banyak UKM di Indonesia yang masih harus dibimbing dan diberi edukasi untuk menghadapi berbagai tantangan seperti peningkatan kapasitas, akses modal dan pendanaan alternatif dan juga akses teknologi.

(kiri ke kanan) Achmad Zaky – Founder dan CEO Bukalapak, Emilia Suhaimi – Direktur Utama Smesco, Muhammad Fikri – Head of Community Bukalapak

Oleh karena itu, Bukalapak dan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia menandatangani kesepakatan untuk secara bersama-sama mengembangkan potensi UKM di Indonesia melalui berbagai kegiatan.

Baca juga:

Ini Dua Produk Baru Super Mungil dari Tesla, Apa Itu?

Bersama pemerintah dan instansi lainnya, Bukalapak terus berupaya untuk memberi dukungan secara berkelanjutan bagi para UKM-UKM di Indonesia agar misi untuk menjadikan Indonesia negara ekonomi digital se-Asia tenggara pada tahun 2020 dapat terwujud. Melalui Kopdar Akbar 2017 ini, Bukalapak memotivasi para pelapak dan UKM untuk saling mengenal satu sama lain sehingga dapat mengembangkan bisnis dan mempromosikan produk mereka.

“Bukalapak ingin membantu dan berkerja sama dengan para pelaku UKM dari Sabang sampai Merauke untuk terhubung meskipun berada di lokasi yang berbeda. Lebih dari itu, acara ini juga ditujuan untuk memperkuat hubungan dan sinergi lintas sektor seperti akademisi, bisnis, praktisi, pemerintah dan masyarakat dalam menunjang perkembangan bisnis berbasis aplikasi online di Indonesia,” Muhammad Fikri selaku Head of Community Management Bukalapak menjelaskan kepada Technologue.id.

Baca juga:

Mengapa Hacker Tergiur Retas Layanan Ridesharing Seperti Uber?

Hal senada juga disampaikan oleh Achmad Zaky, Founder dan CEO Bukalapak yang mengatakan bahwa acara kopdar ini mampu peningkatkan penjualan dari para pelapak sekitar 10%.

Achmad Zaky_Founder dan CEO Bukalapak

“Komunitas Bukalapak ini kita beri edukasi seperti teknik foto dan copy writing sehingga mereka dapat bersaing dengan para kompetitor. Kita memberikan materi seperti kurikulum yang dapat meningkatkan penjualan mereka,” tegas Zaky.

Baca juga:

Selain Samsung, Ini Brand Elektronik Top Buruan Netizen Indonesia

Dukungan untuk para UKM juga datang dari Smesco Indonesia. “Smesco Indonesia membantu para UKM untuk mengembangkan bisnisnya. Saat ini terdapat sekitar 9 produk UKM d Smesco Indonesia,” tutup Emilia Suhaimi, Direktur Utama Smesco Indonesia.