Transaksi Belanja Online Meningkat, Paylater Makin Diminati

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Adopsi e-commerce akan terus meningkat tiap tahunnya. Keterbatasan aktivitas akibat pandemi mendorong masyarakat untuk beralih ke platform digital terutama dalam hal berbelanja.

Riset yang dilakukan Kredivo bersama Katadata Insight Center tahun ini mengungkap bahwa terjadi peningkatan rata-rata nilai transaksi secara konsisten di hampir semua kategori produk yang disebabkan oleh konsumen yang bergeser ke pembelanjaan secara online. Hal ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap transaksi digital, walaupun distribusi belum merata di beberapa wilayah.

“Pandemi telah mengubah banyak hal dalam keseharian kita, termasuk perilaku kita saat bertransaksi digital. Disamping meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap e-commerce, pandemi juga mendorong masyarakat untuk berpindah ke transaksi digital,” ujar Indina Andamari, VP Marketing & Communications Kredivo, saat konferensi pers online, Rabu (9/6/2021).

Baca Juga:
Kredivo Ajak Milenial Manado Manfaatkan Fintech

Selain itu, pandemi turut mengubah preferensi belanja konsumen saat bertransaksi online. Konsumen kini lebih banyak membeli produk yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi belanja produk non-pokok.

Ini terlihat dari penurunan volume transaksi produk fashion (30% di tahun 2019 menjadi 22% di tahun 2020) sedangkan terjadi peningkatan signifikan di kategori produk seperti peralatan rumah tangga, isi ulang pulsa dan voucher, serta makanan.

Promosi dan festival belanja online masih efektif tarik konsumen untuk berbelanja. Hari Belanja Online Nasional (12.12) dan festival belanja tanggal kembar seperti 9.9 dan 11.11 terbukti masih efektif dalam menarik konsumen untuk berbelanja. Jumlah rata-rata transaksi pada tanggal 11.11 dan 12.12 tahun 2020 meningkat hingga 3 kali rata-rata transaksi harian tahun 2020.

Paylater jadi alternatif pembayaran

Seiring peningkatan transaksi belanja online, Paylater berpotensi semakin diminati sebagai pembayaran pilihan yang cepat, aman, dan nyaman. Paylater diperkirakan menjadi salah satu pembayaran digital yang tumbuh paling cepat di e-commerce dalam satu tahun terakhir.

Studi ini menunjukkan bahwa hampir 90% konsumen menyadari bahwa paylater merupakan sebuah opsi pembayaran; mereka yang sudah menggunakan paylater sangat puas dan 50% di antaranya berencana menggunakan paylater lebih sering daripada sebelumnya.

“Riset pada tahun ini menunjukkan bahwa pandemi juga berdampak pada akselerasi penggunaan paylater menjadi metode pembayaran pilihan yang cepat, mudah dan aman di e-commerce. Paylater sangat baik berkembang di pandemi karena ada beberapa produktivitas yang dilakukan di rumah,” ujar Indi.

Baca Juga:
Samsung Gandeng Kredivo Tawarkan Kredit Cicilan Gadget dengan Bunga Rendah

Lebih lanjut, Lily Suriani, General Manager Kredivo, mengatakan bahwa kehadiran fitur Paylater begitu digandrungi karena bisa membantu konsumen dengan cara fleksibel.

“Ketika konsumen memiliki kebutuhan mendesak, dengan adanya cicilan atau Paylater mereka bisa mendapat produk itu untuk menunjang produktivitas mereka. Ini merupakan akses kredit atau menunda pembayaran sampai pay day atau memiliki uang untuk membayar,” tutur Lily.

Melihat tren adopsi Paylater yang akan meningkat, Kredivo pun senantiasa menghadirkan inovasi dalam hal produk. Antara lain cicilan bunga rendah tanpa hidden fee dan bunga Nol persen bagi konsumen yang melunasi pembayaran secara tepat waktu.

Fitur Paylater dari Kredivo dikatakan sudah tersedia di setiap channel e-commerce favorit konsumen.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories