Technologue.id, Jakarta – Perusahaan teknologi asal Jepang, NTT Ltd. membahas prediksi tren teknologi yang akan hadir di tahun ini. NTT menyebut di 2020 akan melihat data, otomatisasi, dan teknologi Internet of Things (IoT) akan menciptakan kota dan masyarakat yang saling terhubung.

Hendra Lesmana, CEO NTT Indonesia mengatakan data, AI dan desain keamanan yang baik akan menjadi ‘jantung’ utama gerakan ini dengan memberdayakan perangkat yang bisa berinteraksi satu sama lain dan bertindak berdasar informasi tanpa harus ada campur tangan manusia.

“Lingkungan yang lebih terkoneksi menjadi fokus utama tahun ini,” ujarnya, di Jakarta, pada Senin (13/1/2020).

Baca Juga:
WebSight Conference 2020 Edukasi Pebisnis Amankan Website

Namun menurut Hendra, semua kemajuan teknologi tersebut akan menjadi dua mata pedang yang mana di satu sisi perlu diwaspadai perusahaan untuk memutuskan langkah-langkah yang perlu diambil untuk mengatasi dan mendapatkan keuntungan dari situ.

Hendra mengatakan, “Ada beberapa tema disrupsi tahun ini, banyak kehidupan kita yang sudah digital. Organisasi yang tidak siap akan mengalami kesulitan bertahan dalam berbisnis, tanpa adanya penelitian data lebih lanjut itu akan sulit merancang strategi kedepan.”

Peningkatan keamanan siber juga diperlukan dalam menyambut kemajuan teknologi yang akan hadir di tahun ini, apalagi menurutnya sekarang ini bukan lagi manusia yang melakukan serangan siber.

“Serangan siber sudah tidak lagi dilakukan oleh manusia, tetapi dilakukan oleh bot. Dengan metode ini dapat diketahui serangan mana yang lebih efisien berkat AI,” pungkasnya.

Baca Juga:
Kisah Akun Instagram Dibajak, Minta Transfer Uang

Prediksi ini sudah dikompilasi oleh ahli-ahli NTT, yang berhasil mengidentifikasi tren untuk dua belas bulan ke depan, akan seperti apa gangguan teknologi yang akan kita hadapi di masa depan dan langkah bisnis apa yang harus diambil supaya perusahaan bisa mendapatkan keuntungan di tahun 2020.

“Tren teknologi gangguan di masa depan menjadi dasar bisnis apa yang harus disiapkan di tahun depan,” tutup Hendra.