Technologue.id, Jakarta – Bersamaan dengan peluncuran vivo X500, X500 Pro, dan X500 Pro Max, vivo turut memperkenalkan smartwatch terbarunya, vivo Watch 6. Jam tangan pintar ini hadir dengan sejumlah fitur untuk menunjang aktivitas harian, mulai dari pemantauan kesehatan hingga konektivitas seluler melalui eSIM.

vivo Watch 6 tersedia dalam dua pilihan material bodi, yakni titanium dan baja tahan karat atau stainless steel. Smartwatch tersebut memiliki diameter 45mm dan menggunakan layar AMOLED berukuran 1,47 inci.

Layar vivo Watch 6 memiliki resolusi 466 x 466 piksel dengan refresh rate 60Hz. Bezel di sekeliling layar dibuat cukup tipis dengan ketebalan 1,49mm.

Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah tingkat kecerahan layar yang dapat mencapai 3.500 nit. Dengan tingkat kecerahan tersebut, layar diharapkan tetap mudah dilihat ketika digunakan di luar ruangan dengan kondisi cahaya yang terang.

Bagian atas layar juga dilindungi lapisan kaca safir yang dirancang untuk memberikan perlindungan lebih terhadap goresan.

Untuk mendukung pemantauan kesehatan dan aktivitas pengguna, vivo membekali Watch 6 dengan sensor detak jantung serta sensor untuk mengukur kadar oksigen dalam darah.

Smartwatch ini juga dilengkapi berbagai sensor lain, seperti akselerometer, giroskop, sensor geomagnetik, barometer, dan sensor cahaya sekitar.

Dari sisi konektivitas, vivo Watch 6 mendukung Bluetooth 5.4, NFC, serta GPS frekuensi ganda. Perangkat ini juga memiliki mikrofon dan speaker sehingga dapat digunakan untuk berbagai fungsi yang membutuhkan komunikasi suara.

Khusus varian yang mendukung konektivitas seluler, vivo menyediakan dukungan eSIM. Dengan demikian, pengguna dapat menggunakan koneksi seluler tanpa harus selalu bergantung pada smartphone.

vivo Watch 6 menjalankan sistem operasi buatan vivo, yakni BlueOS 4.0.

Untuk menunjang penggunaan sehari-hari, vivo Watch 6 dibekali baterai berkapasitas 505mAh.

vivo mengklaim baterai tersebut mampu bertahan hingga 21 hari dalam penggunaan ringan. Sementara jika fitur Always-On Display atau AOD diaktifkan, daya tahan baterainya mencapai sekitar 6 hari.

Untuk model yang menggunakan konektivitas eSIM, daya tahan baterai yang ditawarkan mencapai sekitar 4 hari.

Untuk varian berbodi stainless steel, vivo Watch 6 tersedia dalam pilihan warna "Wilderness" dan "Moonlight".

Model tanpa konektivitas seluler dibanderol CNY 999 atau sekitar Rp2,6 jutaan. Sementara versi dengan dukungan eSIM dijual dengan harga CNY 1.399 atau sekitar Rp3,7 jutaan.

Adapun varian berbahan titanium hanya tersedia dengan dukungan konektivitas seluler. Model tersebut dibanderol CNY 1.999 atau sekitar Rp5,3 jutaan.

Hingga saat ini, vivo belum memberikan kepastian apakah Watch 6 akan dipasarkan secara resmi di luar China, termasuk Indonesia. Kehadiran smartwatch ini di pasar global masih perlu menunggu informasi resmi lebih lanjut dari vivo.