Waspada, Beli Smartphone Flagship Baru Dapat Bonus Malware!

Ilustrasi smartphone (Source : Weeks of Geek)

Technologue.id, Jakarta – Pencipta malware untuk perangkat seluler makin canggih saja. Bahkan, kini modus operandi mereka kian canggih.

Berdasarkan temuan Check Point (10/03/17), ada 36 smartphone Android yang terinfeksi bermacam-macam malware bahkan sebelum user membeli perangkat tersebut. Ini artinya, sudah ada malware yang disisipkan bahkan sebelum handset itu laku dan dinyalakan untuk pertama kalinya.

Tak tanggung-tanggung, malware-malware itu ditambahkan secara khusus di ROM ponsel tersebut. Alhasil, walaupun Anda melakukan factory reset di ponsel tersebut, malware-nya tak bakal hilang.

Apa yang dilakukan malware tersebut? Beberapa perangkat terpantau memunculkan iklan-iklan mengganggu. Ada juga malware yang bertugas mengirimkan data user ke server third-party dan bertipe ransomware.

Dari daftar yang dikeluarkan perusahaan penyedia pengamanan itu, ada nama-nama ponsel premium yang terserang malware pre-installed ini. Beberapa di antaranya adalah Samsung Galaxy S7, Vivo X6 Plus, dan LG G4.

Tentu saja fenomena ini cukup mengerikan. Sebab, mayoritas konsumen bisa jadi tak akan mengira bahwa gadget flagship yang mereka beli tak cuma berisi aplikasi bawaan, tetapi juga malware bawaan. User yang cukup teredukasi akan bahaya meng-install aplikasi yang mencurigakan dan dari situs tak resmi pun susah berkutik jika menggenggam handset terlarang semacam ini.

Supaya bisa terhindar dari potensi ancaman yang dicurigai dilakukan oleh segelintir distributor ponsel ini, baiknya Anda membeli perangkat dari reseller terpercaya atau mungkin toko resmi produsen itu sendiri. Selain itu, tak ada salahnya mem-flash smartphone baru Anda dan memasangnya dengan ROM yang lebih canggih dan resmi sekaligus meng-install aplikasi anti-virus.

 

Baca juga:

Jutaan Akun Google Terinfeksi Malware Gooligan

HP Android Donald Trump Sasaran Empuk Hacker

Makin Banyak Aplikasi Bikin Ancaman Serangan Makin Tinggi