Technologue.id, Jakarta – Jumat (26/8/16) kemarin, redaksi mendapatkan notifikasi kalau WhatsApp secara resmi meminta data pribadi yang didaftarkan ke instant messenger milik Facebook Inc. itu. Hal tersebut terangkum dalam pembaruan Terms and Privacy Policy WhatsApp, yang untuk pertama kalinya di-update sedari 2014 lalu.

Privacy Policy baru WhatsApp (source: Technologue.id)
Pemberitahuan privacy Policy baru WhatsApp (source: Technologue.id)

Sebenarnya, apa yang tengah terjadi?

Anda tak perlu khawatir berlebihan. Sebab menurut pengakuan WhatsApp dalam blog resminya (25/8/16), mereka cuma mau membagikan sedikit data pribadi user-nya dengan Facebook untuk meningkatkan efektivitas iklan, memberikan sugesti teman lebih baik, dan melawan spam di medsos terpopuler di dunia itu. Nah, secuil data yang diminta tadi termasuk nomor ponsel para pengguna WhatsApp.

Anda bisa langsung menyetujui anjuran itu jika tak keberatan, tetapi bisa juga melewatkan tawaran ini untuk sementara. WhatsApp memberikan jatuh tempo sampai 25 September mendatang. Jadi selama Anda memencet ‘Not Now’ di pojok kanan atas layar, notifikasi ini bakal muncul lagi sampai waktu yang sudah ditentukan tadi.

Ini hanyalah bagian dari agenda jangka panjang aplikasi chatting dengan pengguna 1 miliar lebih tersebut. Kalau Anda masih ingat, WhatsApp pernah memaparkan platformnya akan dikembangkan lebih kompleks dari sekadar memfasilitasi penggunanya untuk saling ngobrol dengan teman atau keluarga.

Ke depannya, WhatsApp bermimpi bisa membantu pemakainya untuk mendapatkan info penerbangan yang ditunda, diskon produk tertentu, hingga laporan rekening bank masing-masing user. Menghubungkan entitas bisnis dengan konsumen secara personal inilah yang sedang dirintis oleh WhatsApp.

Jadi, apakah Anda bersedia mendukung rencana WhatsApp ini?

 

Baca juga:

FACEBOOK MESSENGER SAMAI REKOR WHATSAPP

JANGAN MACAM-MACAM DENGAN BOS FACEBOOK!

CARA FACEBOOK AMANKAN ANDA DARI BERITA SAMPAH