Technologue.id, Jakarta – Genap satu bulan sejak Mi 9 pertama kali diumumkan, kini Xiaomi mengungkapkan bahwa mereka telah mengapalkan lebih dari satu juta unit perangkat premium terbarunya per 31 Maret 2019.

Dilansir dari Phonearena (1/4/2019), dari volume satu juta unit, mayoritas perangkat ini dipasok ke konsumen di China, di mana berkontribusi sekitar 60 persen dari bisnis Xiaomi.

Baca Juga:
Xiaomi Mi 9 SE Akan Edar Global, Bagaimana Indonesia?

Sementara untuk pelanggan di Eropa, bagaimanapun, menjadi pasar tak kalah penting bagi Xiaomi. Pasalnya angka penjualan di sana melonjak lebih dari 415 persen tahun lalu – dan kemungkinan memainkan peran besar dalam keberhasilan jangka pendek perusahaan asal Tiongkok itu.

Sejauh ini, Xiaomi menargetkan total penjualan Mi 9 menjadi 1,5 juta unit, sebuah pencapaian yang lebih besar untuk low-cost brand.

Baca Juga:
Bikin Kecewa, Kaca Safir di Kamera Xiaomi Mi 9 Mudah Tergores

Selain pasar China dan Eropa, tentu saja Xiaomi juga tidak meremehkan pasar Asia. Meski belum ada kepastian kapan perangkat berprosesor Snapdragon 855 itu menyambangi Asia, namun secercah harapan muncul.

Menurut laporan yang berhembus, Mi 9 SE telah terdaftar di compliance list page Xiaomi Global yang mengindikasikan bahwa perusahaan berencana untuk memperluas ketersediaan varian paling murah dari line up Mi 9 tersebut.

Dugaan ini diperkuat dengan dukungan ROM untuk rilis untuk pasar global atau seluruh dunia. Mi 9 SE sudah mendukung versi MIUI 10.2 Global Stable yang memuat banyak pilihan Bahasa (multi language), dan sudah terintegrasi penuh dengan Google Apps seperti, Google Play Store, Youtube, Gmail, Drive, dan Maps.