Technologue.id, Jakarta – Sesuai namanya, smartphone atau ponsel pintar memiliki banyak fungsi dan tidak hanya sekedar untuk melakukan telepon atau SMS saja. Dengan banyak fungsi tersebut ditambah dengan koneksi internet yang terhubung ke dunia luar, semakin banyak ancaman yang mengintai, salah satunya ancaman para peretas (hacker).

Jika Anda termasuk orang yang peduli akan keamanan data di smartphone dan sering melakukan aktivitas terbuka saat terkoneksi dengan internet, sebaiknya memperhatikan hal-hal yang Technologue.id tunjukkan berikut ini guna meminimalisir kemungkinan ponsel Anda diretas.

1. Back-up
Melakukan back-up file sangat penting dilakukan – seperti foto pribadi, video, kontak, percakapan teks, dan sebagainya – sebelum Anda kehilangan perangkat, terhapus, atau terjangkiti virus berbahaya. Salah satu upaya back-up file adalah menggunakan cloud. Untuk menggunakan cloud, hubungkan ke PC dan lakukan back-up file secara rutin atau melalui iTunes untuk pengguna iPhone, atau juga bergantung pada drive cadangan (seperti SanDisk iXpand). Lakukan back-up untuk melindungi file berharga Anda sebelum terlambat.

Baca juga:

Cara Agar Smart TV di Rumah Anda Tak Berubah Jadi Mata-mata

- Advertisement -

2. Gunakan kode sandi
Semua smartphone memungkinkan Anda menguncinya dengan kode PIN, password, pattern, atau biometrik (menggunakan bagian tubuh Anda) untuk memastikan bahwa akses sepenuhnya berasal dari Anda. Selama Anda mengunci ponsel dengan cara tertentu, tidak ada orang lain yang dapat mengakses informasi Anda jika perangkat Anda hilang atau dicuri.

Menggunakan pemindai sidik jari atau wajah/iris adalah yang paling nyaman, jika perangkat Anda memiliki fitur tersebut. Pastikan juga Anda tidak menampilkan aplikasi untuk log-in secara otomatis saat memilih menggunakan kata sandi, karena seseorang dapat menebak pola atau PIN ponsel Anda.

3. Jadilah app-savvy
Hanya unduh aplikasi dari sumber tepercaya dan memiliki reputasi positif. Pastikan aplikasi mobile itu berasal dari toko resmi seperti App Store atau Google Play, lalu baca user review sebelum Anda mengunduh dan memasang aplikasi. Jangan menjadi orang yang gegabah dengan menjadi pengunduh pertama aplikasi yang baru rilis. Baca pula izin aplikasi alih-alih menerima syarat dan ketentuan langsung, karena bisa saja aplikasi atau game tersebut mengakses kamera, mikrofon, hingga kontak Anda karena kelalaian Anda sendiri.

Baca juga:

Ini Bedanya Cara Force Close Aplikasi di iPhone Biasa dan iPhone X

4. Jangan mudah tertipu
Segera hapus SMS atau pesan teks mencurigakan dari orang yang tidak Anda kenal. Jangan juga klik tautan web atau lampiran apa pun yang disematkan. Anda sebaiknya tidak boleh  pula membalas pesan atau menelepon kembali nomor telepon yang tidak dikenal. Scammer dan spammer semakin menargetkan pengguna ponsel cerdas, termasuk panggilan telepon yang menyamar. Segera blokir nomor tersebut untuk amannya.

5. Pasang aplikasi proteksi
Menambahkan aplikasi keamanan atau antivirus bisa menjadi salah satu cara untuk menghindari hacking. Ada beberapa aplikasi gratis yang cukup bagus di Google Play Store dan App Store, silakan pilih sesuai selera dan kebutuhan. Jangan lupa perhatikan rating dan review aplikasi yang Anda inginkan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

6. Mengatur penghapusan jarak jauh
Jika ponsel Anda hilang atau dicuri, tidak usah resah memusingkan data personal yang akan jatuh ke tangan orang tidak dikenal. Anda dapat melakukan sejumlah tindakan preventif, antara lain menguncinya dari jarak jauh (jika tidak ada kode sandi di dalamnya), menampilkan pesan (“Tolong panggil saya untuk mendapatkan hadiah”), menghapus data seluruhnya, atau lacak di map online. Anda perlu menyiapkan layanan terlebih dahulu. Layanan gratis seperti Find My iPhone (iOS) dan Android Device Manager (Android) bisa dijadikan referensi.

Baca juga:

Cara Mencetak File .docx Tanpa Microsoft Office Terbaru

7. Two-factor authentication
Otentikasi dua faktor adalah fitur keamanan yang membantu melindungi ponsel selain kata sandi Anda. Jika Anda mengaktifkan fitur ini, Anda akan diminta untuk memasukkan kode login khusus atau mengonfirmasi percobaan login Anda setiap kali ada seseorang yang mencoba mengakses ponsel dari komputer atau perangkat seluler yang tidak Anda kenali. Lebih aman, bukan?

8. Gunakan Browser Yang Aman dan VPN
Untuk mengatasi smartphone agar tetap aman, Anda juga disarankan untuk menggunakan browser yang aman untuk di-install di smartphone. Karena browser juga biasa digunakan oleh para hacker untuk memata-matai. Jadi, gunakanlah browser yang aman untuk smartphone seperti Google Chrome, Safari, Dolphin Browser dan masih banyak lagi. Selain itu, VPN juga merupakan pilihan yang bagus, karena tidak hanya memblokir akses ke suatu situs, namun juga melindungi ponsel saat sedang menggunakan WiFi gratis di tempat umum.